PAJAK : Secara simbolis Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada para camat saat apel pagi pegawai Pemkot Magelang, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
PAJAK : Secara simbolis Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada para camat saat apel pagi pegawai Pemkot Magelang, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang mendorong warganya membayar Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tepat waktu. Wajib pajak (WP) yang tidak taat, akan mendapat sanksi berupa denda 2 persen setiap bulannya.
“Kita harapkan, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak PBB-P2 tidak melebihi jatuh tempo,” kata Kabid Pendapatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wikan Kanuraga usai penyerahan secara simbolis SPPT PBB-P2 oleh Wali Kota Magelang kepada para camat se-Kota Magelang di halaman belakang Kantor Wali Kota Magelang, kemarin.
Wikan menjelaskan, pada 2017 lalu, PBB-P2 yang dibayarkan masyarakat sebesar Rp 6,426 miliar atau melebihi target yang dipatok Rp 5,6 miliar. Tahun ini, Pemkot memasang target bisa memperoleh Rp 5,7 miliar. Potensi pajak yang bisa diperoleh tahun ini mencapai Rp 6,514 miliar dari 36.298 objek pajak. (put/ton)