Sudirman Komitmen Berantas Korupsi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sudirman Said-Ida Fauziyah berkomitmen untuk memberantas korupsi. Selain itu, persoalan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok juga menjadi perhatian serius.

Tiga persoalan besar itu, merupakan masukan dan temuan dari berbagai rangkaian workshop dan diskusi yang digelar tim Sudirman Said saat penyusunan visi misi dan program kerja. “Hasil riset tim, menemukan, tiga masalah tersebut yang paling menonjol, tentu selain persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain,” kata Ketua Tim Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi, di Markas Perjuangan, Jalan Pamularsih No.95 Semarang.

Ia menambahkan, terkait persoalan korupsi, masyarakat Jateng memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Yakni pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel. Sebut saja berbagai kepala daerah di beberapa kabupaten kota di Jateng yang dijerat KPK. “Bagi masyarakat, pemerintahan yang baik, berarti kerja pembangunan yang sepenuhnya untuk rakyat dan kemajuan daerah,” ujarnya.

Sementara untuk lapangan kerja juga menjadi masalah di Jawa Tengah. Angka pengangguran terbuka misalnya masih tinggi yang berada dikisaran 4,2 persen. “Menurut data yang kami dapatkan pada tahun lalu pemuda yang menjadi pengangguran sebanyak 1,7 juta orang,” tambahnya.

Tingginya tingkat pengangguran tentu saja sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan warga Jawa Tengah. Problem lain yang menonjol adalah masalah harga kebutuhan pokok yang terus naik. “Masyarakat menginginkan harga kebutuhan pokok yang murah dan stabil,” tandas Ali.

Selain itu, dari hasil pemetaan oleh relawan dan pemuka masyarakat, persoalan di Jawa Tengah semakin mengemuka. Sengketa lahan, wisata sampai persoalan nelayan. Selain persoalan tersebut, banyak pula aduan dari relawan maupun pemuka masyarakat terkait lingkungan. “Untuk lingkungan di antaranya yang berkaitan dengan industri,” tandasnya. (fth/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -