33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Mangkang Siap Tampung Bus AKAP dan AKDP

Pindah Terminal Semrawut, Bus Tetap Masuk Terboyo

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron, masih semrawut. Meski sejak 15 Januari 2018 lalu, Terminal Terboyo ditutup total, pemindahan terminal ini belum berjalan maksimal.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (17/1), di Terminal Mangkang, belum ada satupun bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), masuk ke Terminal Mangkang. Semua bus menolak pindah dan masih berada di Terminal Terboyo.

Ini menjadi tindak lanjut aksi protes ratusan awak bus pada Selasa (16/1) lalu. Mereka menuntut agar pemindahan terminal dijadikan satu, baik AKAP maupun AKDP di Terminal Mangkang. Artinya tidak terpisah di Mangkang dan Penggaron.

Sementara di Terminal Mangkang sendiri, saat ini masih banyak kendala. “Kami tinggal menunggu. Secara teknis, kami siap. Memang masih ada kendala di Terminal Mangkang ini yang perlu dibenahi secara cepat. Tapi itu menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan RI,” kata Penyidik Terminal Tipe A Mangkang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wasito.

Beberapa kendala di Terminal Mangkang, kata dia, pertama adalah minimnya lampu penerangan. Saat malam hari, lampu di lokasi pengendapan bus kurang terang. Sebagian lain masih gelap gulita. Kedua, minimnya air. “Terminal Mangkang yang memiliki luas 7 hektare ini hanya memiliki satu sumur yang berfungsi. Sebenarnya punya dua sumur, tetapi yang satu tidak berfungsi dan tidak laik pakai. Tinggal satu sumur, kalau alatnya rusak ya sudah, selesai. Idealnya, luasan Terminal Mangkang ini membutuhkan minimal tiga sumur aktif,” katanya.

Kondisi jalur pemberangkatan, ada lima jalur. Satu jalur khusus untuk lintasan. “Itu kondisinya juga masih gelap kalau malam. Selain itu, kondisi jalur keluar mengalami kerusakan. Padahal kalau pemindahan itu efektif, jumlah bus semakin banyak, sehingga harus manjadi prioritas,” katanya.

PERLU PERBAIKAN : Kondisi bangunan untuk para pedagang di Terminal Mangkang sebagian kurang terawat, sehingga Kementrian Perhubungan perlu melakukan perbaikan segera. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERLU PERBAIKAN : Kondisi bangunan untuk para pedagang di Terminal Mangkang sebagian kurang terawat, sehingga Kementrian Perhubungan perlu melakukan perbaikan segera. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gali Potensi Pelosok Kabupaten

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Event bulutangkis kembali berlangsung di Kabupaten Semarang. Kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Arista Cup II Th 2017 se-Kab Semarang, akan digeber 27...

Garap 6,7 Km selama 720 Hari

"Ini bagian dari integrasi penyelesaian banjir, termasuk rob. Ending-nya juga mendapatkan hasil yang memuaskan dan indah untuk pariwisata.” Ganjar Pranowo - Gubernur Jateng RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -...

Harus Pikirkan Dampak Penutupan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penghuni resosialisasi Gambilangu (GBL) Kaliwungu Kendal dan Rowosari Kecamatan Tugu, Semarang, minta pemerintah pertimbangkan ulang penutupan resosialisasi Argorejo atau yang dikenal...

Memimpin dalam Keberagaman

RADARSEMARANG.COM - Lahir di Kota Surakarta, pada 12 Desember 1961, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Condro Kirono, mengemban jabatan sebagai Kapolda Jateng sejak 14 April...

Tergolek Sakit di Ranjang, Dikunjungi Staf Presiden

Ny Sri Sukanti, 81, mendadak mencuri perhatian warga Salatiga. Lansia itu rumahnya dikunjungi pejabat Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yakni Imam Prasodjo dan Jaleswari Pramodharwardani,...

NU Salatiga Beri Dukungan Maksimal

SALATIGA – Pilkada semakin dekat, kekuatan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) terus bertambah. Sejumlah ulama dan...