Mangkang Siap Tampung Bus AKAP dan AKDP

Pindah Terminal Semrawut, Bus Tetap Masuk Terboyo

1105
MASIH SEPI : Terminal Mangkang siap menampung bus AKAP dan AKDP dengan syarat ada perbaikan-perbaikan fasilitas dan penambahan sumber air bersih. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MASIH SEPI : Terminal Mangkang siap menampung bus AKAP dan AKDP dengan syarat ada perbaikan-perbaikan fasilitas dan penambahan sumber air bersih. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron, masih semrawut. Meski sejak 15 Januari 2018 lalu, Terminal Terboyo ditutup total, pemindahan terminal ini belum berjalan maksimal.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (17/1), di Terminal Mangkang, belum ada satupun bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), masuk ke Terminal Mangkang. Semua bus menolak pindah dan masih berada di Terminal Terboyo.

Ini menjadi tindak lanjut aksi protes ratusan awak bus pada Selasa (16/1) lalu. Mereka menuntut agar pemindahan terminal dijadikan satu, baik AKAP maupun AKDP di Terminal Mangkang. Artinya tidak terpisah di Mangkang dan Penggaron.

Sementara di Terminal Mangkang sendiri, saat ini masih banyak kendala. “Kami tinggal menunggu. Secara teknis, kami siap. Memang masih ada kendala di Terminal Mangkang ini yang perlu dibenahi secara cepat. Tapi itu menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan RI,” kata Penyidik Terminal Tipe A Mangkang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wasito.

Beberapa kendala di Terminal Mangkang, kata dia, pertama adalah minimnya lampu penerangan. Saat malam hari, lampu di lokasi pengendapan bus kurang terang. Sebagian lain masih gelap gulita. Kedua, minimnya air. “Terminal Mangkang yang memiliki luas 7 hektare ini hanya memiliki satu sumur yang berfungsi. Sebenarnya punya dua sumur, tetapi yang satu tidak berfungsi dan tidak laik pakai. Tinggal satu sumur, kalau alatnya rusak ya sudah, selesai. Idealnya, luasan Terminal Mangkang ini membutuhkan minimal tiga sumur aktif,” katanya.

Kondisi jalur pemberangkatan, ada lima jalur. Satu jalur khusus untuk lintasan. “Itu kondisinya juga masih gelap kalau malam. Selain itu, kondisi jalur keluar mengalami kerusakan. Padahal kalau pemindahan itu efektif, jumlah bus semakin banyak, sehingga harus manjadi prioritas,” katanya.

PERLU PERBAIKAN : Kondisi bangunan untuk para pedagang di Terminal Mangkang sebagian kurang terawat, sehingga Kementrian Perhubungan perlu melakukan perbaikan segera. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERLU PERBAIKAN : Kondisi bangunan untuk para pedagang di Terminal Mangkang sebagian kurang terawat, sehingga Kementrian Perhubungan perlu melakukan perbaikan segera. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)