33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Akhirnya Jabatan CAS Dicopot

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto (CAS) akhirnya dicopot dari jabatannya. Setelah adanya pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait keterlibatan CAS dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Narkotika.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Ibnu Chuldun menjelaskan bahwa CAS dibebastugaskan dari jabatan lamanya sebagai kepala Rutan Purworejo mengacu pada hasil penyelidikan dari BNN. “Sambil menunggu proses hukum, status kepegawaiannya langsung dipindahkan ke Kanwil Kemenkumham Jateng,” ungkapnya dalam konferensi pers di kantor Kemkenkumham Jateng, Rabu (17/1) kemarin.

Ibnu menjelaskan pencopotan tersebut dilakukan sesuai arahan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kemenkumham. Pihaknya juga menjelaskan dalam proses penangkapan oleh tim gabungan BNN, anak buahnya itu tidak melakukan perlawanan. “Saat kejadian, situasi rutan terbilang kondusif. Tidak ada keriuhan sama sekali. Selanjutnya, dia menjalani pemeriksaan di BNNP Jateng,” jelasnya.

Ibnu mengaku sempat bertemu dengan CAS saat sedang diperiksa di markas BNN Provinsi Jateng. Hal itu lantaran tahapan pemeriksaan di bawah kendali Kadivpas Kemenkumham. “Yang bersangkutan mengaku menerima transfer uang sebesar Rp 15 juta. Meski masih terlalu dini untuk percaya pengakuannya, prinsipnya kami menghormati proses yang dilakukan BNN,” tegasnya.

Ibnu membeberkan, anak buahnya mengakui uang kiriman tersebut hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan pribadi mulai dari belanja hingga membeli rokok. “Dia (CAS) ngakunya buat belanja, beli rokok dan sebagainya,” imbuhnya.

Sementara, posisi CAS sebagai Kepala Rutan Klas IIB Purworejo digantikan Kepala Bapas Kelas II Klaten, Eko Bekti Susanto atas penunjukan Kanwil Kemenkumham Jateng.

“Kami sudah meneken surat tugas bagi saudara Eko Bekti. Selain pekerjaannya sebagai Kepala Bapas Klaten, sekaligus menjadi Plt Kepala Rutan Purworejo. Ini penting, mengingat kebutuhan Rutan Purworejo harus tetap berproses menjalankan administrasi dan mengelola proses-proses keuangan setiap hari,” terangnya.

Ia menyatakan tindakan tegas harus diambil untuk mendukung upaya BNN dalam menciptakan zero narkoba dan pungli di lingkungan Lapas. Sementara itu, sebelumnya diberitakan Jawa Pos Radar Semarang, CAS diduga menerima aliran dana dari Christian Jaya Kusuma alias Sancai saat bertugas di Lapas Nusakambangan. Sancai merupakan narapidana kasus narkotika yang menghuni Lapas Pekalongan.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anggota Direktorat Reserse, Narkotika, dan Obat-obatan Berbahaya Polda Jawa Tengah, AKP KW. Sedangkan AKP KW ditangkap atas kepemilikan sabu seberat satu gram oleh Paminal Polda Jateng pada Jumat, 1 Desember 2017 di sebuah rumah makan di Semarang. (tsa/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Soengging Cup III Digelar

SEMARANG – Universitas Stikubank Semarang, bekerjasama dengan Pengurus daerah Jawa Tengah Karate Shinkyokushin menggelar turnamen Karate tingkat Nasional. Kejuaraan tersbeut, di Gedung Olah Raga Sasana...

Kakek Tewas Terlindas Kontainer

UNGARAN–Nahas menimpa Bambang Budi Murdono, 70, warga Desa Jambu Kidul RT 3 RW 2, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (30/3) kemarin, sekitar pukul 10.00....

Warga Desa Cepiring Geruduk Balai Desa 

KENDAL—Puluhan warga Desa Cepiring menggeruduk balai desa setempat, menuntut kejelasan pembayaran PBB. Pasalnya, mereka telah membayar melalui petugas desa, namun tidak dibayarkan. Sehingga warga...

Nyanyikan Lagu D’lloyd

MAGELANG – Grup band Radja meluncurkan album terbaru berjudul “Menembus Batas”. Album baru ini dikenalkan dalam konser musik bertajuk “Kita Hebat Kita Bersahabat” di...

Media Cergam Tingkatkan Membaca Siswa

MEDIA buku cerita bergambar (cergam) sangat cocok untuk diterapkan pada siswa sekolah dasar (SD) terutama kelas 1 dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca permulaan, karena...

Gerindra Dekati Kalangan NU

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jateng mencoba mendekati figur dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Calon Wakil Gubernur Jateng, mendampingi...