24.6 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Ajak Ulama Tangkal  Proxy War

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik (Polri) turut hadir dalam Muktamar XII Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) di Pekalongan. Berikan ceramah kebangsaan, keduanya ingatkan kepada ratusan ulama yang hadir agar turut menangkal perang proxi (proxy war).

“Kita harus waspada, kini pihak yang ingin merusak negeri ini menggunakan taktik proxy war. Ini lebih berbahaya, bahkan biayanya lebih murah dibanding perang secara fisik,” ucap Kasum TNI Laksya TNI DR Didit Herdiawan dihadapan ratusan peserta Muktamar, Rabu (17/1).

Dijelaskan Perwira Tinggi bintang tiga tersebut, bahwa proxy war adalah perang ketika lawan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung. Yang dalam era sekarang menggunakan jalur dunia maya, dengan senjata informasi salah hoax, juga produk-produk perusak lain.

“Di era sekarang sduah mulai timbul pola, yang jauh dekat yang dekat jauh. Karena orang sudah senang pakai gawai dalam kehidapan sehari-hari. Ini berbahaya jika salah baca informasi. Bahkan bisa salah kaprah jika tidak memanfaatkan dengan benar,” serunya mengingatkan.

Hal lain yang kini menurut lulusan Lemhannas RI (PPSA) angkatan-17 ini, seperti Budaya gotong royong juga sudah makin luntur di negeri ini. Tidak itu saja, budaya hidup hedonis, narkoba juga turut disorot mantan Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. Karena dengan gaya hidup ini bisa merusak suatu generasi, jika ada satu dekade rusak, tentu akan terjadi gap.“Untuk itu kami harapkan para ulama yang hadir disini bisa menasehati lingkungannya agar menjauhi narkoba dan gaya hidup hedonisme,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Kaba Intelkam) Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto, menyampaikan tema yang serupa. Namun dia sering mengutip bagaimana, umat Islam Indonesia bisa semakin kuat dalam mempertahan negeri ini. Namun juga diingatkan agar, jangan mudah mengkafir kafir kan orang.

Dia juga cukup kagum dengan kiprah umat Islam melalui para ulamanya. Hal tersebut, juga bagian dari Mukjizat Nabi Muhammad hingga sekarang masih terasa, yaitu turunya Alquran, yang menjadi  pedoman hingga sekarang. Bahkan hingga kini terus menjadi kajian ilmu pengetahuan bagi umat manusia.

Pada kesempatan kemarin, Komjen Lutfi juga mengajak para ulama agar turut dalam dakwa di era digital seperti sekarang. Dengan turut memerangi hoax, yang menjadi cara agar negeri ini muhda dihancurkan. Karena kini melalui media sosial, apa saja mudah di share kepada masyarakat. Bahkan serasa sebagai pemilik media, karena bebas melakukan apa saja di halaman media sosialnya.“Kami berharap para ulama turut waspada dan berhati-hati dalam mendownload, membagikan berita yang tidak dipastikan kebenarannya,” ujarnya. (han/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Butuh Perda Perlindungan Difabel

SALATIGA – Para penyandang disabilitas meminta DPRD Kota Salatiga ikut mengupayakan munculnya peraturan daerah (Perda) yang melindungi dan bisa memberikan akses fasilitas publik yang...

Tafsir : Kader Muhammadiyah Jangan Kolot

TEMANGGUNG- Untuk membangun umat untuk kemajuan, kader Muhammadiyah tidak boleh kolot. Sebab jika masih kolot, bisa menjadi antikemajuan. Hal itu ditegaskan Ketua Pimpinan Wilayah...

Produksi Turun, Kualitas Lebih Baik

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Petani tembakau di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro pada awal Agustus ini mulai memasuki masa panen. Panen musim ini diperkirakan kurang...

Joko Mardiyanto Belum Dinonaktifkan

SEMARANG – Status Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah, Joko Mardiyanto hingga saat ini belum juga dinonaktfikan meski yang bersangkutan telah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi...

More Articles Like This

- Advertisement -