CEGAH ABRASI : Ratusan siwa SMA N 4 Semarang menanam mangrove di kawasan Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, kemarin. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
CEGAH ABRASI : Ratusan siwa SMA N 4 Semarang menanam mangrove di kawasan Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, kemarin. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG —Tidak hanya memberikan materi pendidikan di dalam kelas, pihak SMA N 4 Semarang juga menumbuhkan kepedulian lingkungan kepada siswa. Salah satunya melalui penanaman mangrove di pesisir untuk mencegah abrasi.

Seperti yang terlihat, Selasa (16/1) kemarin. Ratusan siswa melakukan penanaman seribu mangrove di kawasan Tambaklorok RW XVI, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Penanaman tersebut dilakukan dalam rangka HUT SMA N 4 (Smapa) ke 40 yang bekerjasama dengan Lanal Semarang.

“Kegiatan menanam mangrove ini merupakan salahsatu bentuk kepedulian keluarga besar SMA N 4 dalam menjaga lingkungan,” kata Kepala SMA N 4 Semarang, Dra Wiji Eny Ngudi Rahayu, usai melakukan penanaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan alumni, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Lantamal V Kolonel Laut (P) Hanarko Djodi Pamungkas, Lurah Tanjung Mas Margo Haryadi, perwakilan kecamatan Semarang Utara.

Sebelumnya, siswa juga melakukan penghijauan di lingkungan sekolah.

“Selain mangrove juga menanam 1.000 tanaman di sekolah,” ungkapnya.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Lantamal V Kolonel Laut (P) Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan penanaman mangrove ini mengikuti pengembangan dari Kampung Bahari yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“Jadi kita mengalokasikan daerah yang akan dijadikan sebagai hutan mangrove yakni kawasan Tambaklorok yang akan menjadi kampung bahari modern,” katanya.

Lurah Tanjung Mas Margo Haryadi mengatakan luas kawasan mangrove di Tambaklorok sekitar 5 hektare. Nantinya keberadaan hutan mangrove ini untuk mendukung wisata bahari.

“Berbagai sarana dan prasarana penunjang (kampung bahari) sudah dilakukan. Termasuk ruang terbuka hijau yang masih dalam proses pengerjaan,” tandasnya. (hid/sct/zal)