33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Asah Kemampuan Berbicara Siswa dengan Round Club

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

RADARSEMARANG.COM – BERBICARA dalam proses komunikasi dan berbahasa menjadi penting. Penguasaan kompetensi dan keterampilan tersebut harus dimiliki siswa. Perlu adanya langkah yang tepat untuk mengelola keterampilan tersebut. Selama ini, siswa cenderung berbicara tetapi kurang berkualitas. Kemampuan berbicara di kelas dalam pembelajaran masih terasa kaku dan belum maksimal.

Aspek berbicara dalam pembelajaran keterampilan berbahasa merupakan aspek pembelajaran bahasa yang banyak mendapat kendala dalam proses pembelajarannya. Dari hasil wawancara dengan siswa, didapatkan informasi bahwa kendala yang dialami siswa adalah karena kurang mempunyai rasa kepercayaan diri yang disebabkan oleh rasa grogi, yaitu rasa canggung dan takut bila berhadapan dengan orang banyak.

Selain itu, rasa malu juga menjadi penyakit yang kronis bagi siswa yang ingin tampil berbicara. Berdasarkan hal itu, teridentifikasi adanya kendala psikologis yang menghambat munculnya kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Muncul rasa grogi dan rasa malu ketika harus berbicara di hadapan teman-teman dan guru di kelasnya. Selain itu, karena mereka merasa bahwa penampilannya akan dinilai oleh guru, maka timbul perasaan takut jika penampilannya ketika mereka berpidato jelek atau salah.

Dengan adanya kenyataan seperti itu, seorang guru haruslah bisa menampilkan metode atau model pembelajaran yang tepat untuk bisa meminimalisasi hambatan-hambatan yang ada. Nah, metode atau model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model pembelajaran Round Club atau Keliling Kelompok. Model pembelajaran Round Club ini menuntut antarpeserta didik dapat saling memberikan kontribusi bagaimana mereka bisa berbicara secara ideal. Yang cukup penting dari model Round Club ini adalah adanya kesempatan siswa berlatih dalam kelompok-kelompok kecil terlebih dahulu sebelum tampil untuk dinilai. Dengan berlatih dahulu dalam kelompok-kelompok kecil itu, diharapkan siswa tidak akan merasa sungkan ataupun malu karena yang mereka hadapi adalah teman-temannya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

Pemkab Kekurangan Empat Ribu Pegawai

KAJEN-Lantaran tidak adanya penambahan formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan saat ini sudah mengalami kekurangan 4 ribuan PNS. Sementara jumlah...

Sosialisasi Pilgub, KPU Gelar Dangdutan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan masyarakat khusus, yakni lapas dan penghuni rusunawa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar orkes...

Dari Jakarta ke Surabaya dengan Bus Melintasi Tol Trans-Jawa

Bagian jalan tol yang masih cor semen dan minimnya penerangan di sejumlah titik harus jadi perhatian para calon pemudik yang akan melintasi tol dari...

Disetujui, Raperda Badan Permusyawaratan Desa

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Magelang menyetujui empat Raperda yang telah dibahas dalam tingkat Panitia Khusus (Pansus) sebelumnya. Salah satunya, Raperda tentang Badan Permusyawaratan Desa...

Curang saat SBM PTN, Langsung Dicoret

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Panitia Lokal (Panlok) 42 Semarang memberlakukan aturan yang ketat kepada peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBM PTN) jika melakukan...

Poster Anti Pancasila Gemparkan Undip

SEMARANG - Poster dan spanduk bergambar Garuda Pancasila dengan tulisan ”Garuda Ku Kafir” menggemparkan Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro...