Oleh : Muh Wiyadi SS *)
Oleh : Muh Wiyadi SS *)

RADARSEMARANG.COM – BERBICARA dalam proses komunikasi dan berbahasa menjadi penting. Penguasaan kompetensi dan keterampilan tersebut harus dimiliki siswa. Perlu adanya langkah yang tepat untuk mengelola keterampilan tersebut. Selama ini, siswa cenderung berbicara tetapi kurang berkualitas. Kemampuan berbicara di kelas dalam pembelajaran masih terasa kaku dan belum maksimal.

Aspek berbicara dalam pembelajaran keterampilan berbahasa merupakan aspek pembelajaran bahasa yang banyak mendapat kendala dalam proses pembelajarannya. Dari hasil wawancara dengan siswa, didapatkan informasi bahwa kendala yang dialami siswa adalah karena kurang mempunyai rasa kepercayaan diri yang disebabkan oleh rasa grogi, yaitu rasa canggung dan takut bila berhadapan dengan orang banyak.

Selain itu, rasa malu juga menjadi penyakit yang kronis bagi siswa yang ingin tampil berbicara. Berdasarkan hal itu, teridentifikasi adanya kendala psikologis yang menghambat munculnya kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Muncul rasa grogi dan rasa malu ketika harus berbicara di hadapan teman-teman dan guru di kelasnya. Selain itu, karena mereka merasa bahwa penampilannya akan dinilai oleh guru, maka timbul perasaan takut jika penampilannya ketika mereka berpidato jelek atau salah.

Dengan adanya kenyataan seperti itu, seorang guru haruslah bisa menampilkan metode atau model pembelajaran yang tepat untuk bisa meminimalisasi hambatan-hambatan yang ada. Nah, metode atau model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model pembelajaran Round Club atau Keliling Kelompok. Model pembelajaran Round Club ini menuntut antarpeserta didik dapat saling memberikan kontribusi bagaimana mereka bisa berbicara secara ideal. Yang cukup penting dari model Round Club ini adalah adanya kesempatan siswa berlatih dalam kelompok-kelompok kecil terlebih dahulu sebelum tampil untuk dinilai. Dengan berlatih dahulu dalam kelompok-kelompok kecil itu, diharapkan siswa tidak akan merasa sungkan ataupun malu karena yang mereka hadapi adalah teman-temannya sendiri.