RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) publik di Kota Magelang masih minim. Keterbatasan lahan menjadi kendalanya.

Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) bidang Pengelolaan PJU Taman dan Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang Yetty Setyaningsih mengatakan, saat ini kepemilikan atas RTH publik sekitar 18,92 persen. Sedangkan RTH private sekitar 19,11 persen. DalamUU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang ditetapkan komposisi RTH di perkotaan adalah 30 persen. Terdiri 20 persen ruang publik dan 10 persen milik private. “Kita kurang di ruang terbuka publik, kalau untuk yang private melebihi target,” kata Yetty, kemarin.

Upaya yang dilakukan untuk menutup kekurangan lahan RTH, antara membuat program penghijauan di beberapa sudut kota. Pihaknya juga mendorong perkantoran pemerintah dan swasta memanfaatkan lahan kosong menjadi RTH. (put/ton)