HUT PDIP : Ketua DPC PDI Perjuangan Demak, Fahrudin Bisri Slamet didampingi Sekretaris Sudarno, Bendahara Sonhaji dan Tatik Soelistijani menyerahkan potongan tumpeng kepada Fauzan pengurus partai di sela memperingati HUT ke-45, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HUT PDIP : Ketua DPC PDI Perjuangan Demak, Fahrudin Bisri Slamet didampingi Sekretaris Sudarno, Bendahara Sonhaji dan Tatik Soelistijani menyerahkan potongan tumpeng kepada Fauzan pengurus partai di sela memperingati HUT ke-45, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Isu PKI yang menerpa PDI Perjuangan secara nasional, membuat kader partai di daerah tidak terima. Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk menepis tudingan keji tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet menegaskan bahwa kader partai harus bersatu merapatkan barisan untuk melawan segala tudingan tidak benar yang dialamatkan ke PDIP.

“Partai kami diserang dengan isu PKI. Karena itu, kami tunjukkan bahwa kami beragama Islam dan berakhlaqul karimah,” kata Slamet di hadapan kader partai di sela sarasehan kebangsaan dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke-45 yang berlangsung di gedung DPC PDIP, Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak, kemarin.

PDI Perjuangan, kata dia, adalah partai yang setia menjaga NKRI serta ideologi Pancasila. “Siapapun yang merongrong Pancasila akan berhadapan dengan PDIP. Kader jangan takut membela NKRI dan Pancasila,” katanya.

Slamet menambahkan, PDIP harus bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-cita pendiri bangsa untuk mensejahterakan masyarakat. “Sebagai petugas dan kader partai, maka kami harus bisa menumbuhkan jiwa gotong royong. Untuk itu, kader harus selalu rukun dan bersatu dalam memenangkan pilgub 2018 maupun pileg dan pilpres 2019 nanti,” katanya.

Slamet juga menyampaikan, bahwa apa yang diperjuangkan PDIP selaras dengan perjuangan Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Demak, KH Aminudin mengungkapkan, bahwa manusia diciptakan Allah SWT itu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, agar saling mengenal satu sama lainnya.

Bupati Demak HM Natsir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi PDI Perjuangan yang konsisten menjaga NKRI dan Pancasila sebagai dasar Negara. “Sarasehan kebangsaan ini bisa menjadi penyemangat perjuangan dan memperkokoh NKRI. PDIP menjunjung tinggi Pancasila sehingga dicintai anggotanya. Dengan demikian, PDIP bisa menjadi teladan bagi partai lain,” katanya. Dalam kegiatan ini, sebelum sarasehan, para kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut juga menggelar upacara bendera kesiapsiagaan. (hib/sct/ida)