Ekonomi Melemah, Penjualan Properti Stagnan

Target Sama Tahun Lalu

1082
LESU : Penjualan perumahan tahun 2018 ini diprediksi sama dengan tahun 2017, stagnan dan kurang menggembirakan. (DOKUMEN)
LESU : Penjualan perumahan tahun 2018 ini diprediksi sama dengan tahun 2017, stagnan dan kurang menggembirakan. (DOKUMEN)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagian besar pengembang masih mematok target yang sama dengan tahun lalu. Target tersebut berdasarkan perkembangan sektor properti di tahun lalu yang dinilai kurang menggembirakan.

Wakil Ketua Bidang Pembiayaan Real Estate Indonesia (REI) DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan bahwa dalam beberapa pameran yang dilakukan sepanjang tahun 2017, sebanyak 407 unit rumah menengah ke atas berhasil terjual.

“Namun jumlah tersebut hanya mencapai 60 persen dari jumlah yang kami targetkan,” ujarnya di sela pembukaan Property Expo Semarang I – 2018 di Mal Paragon, akhir pekan lalu.

Padahal, pameran tersebut merupakan salah satu upaya untuk menggenjot penjualan. Yaitu dengan memamerkan contoh hunian dan program promosi dari sejumlah pengembang di Semarang dan sekitarnya.

“Melihat kondisi tersebut, kami tahun ini menetapkan target tak lebih dari target tahun lalu. Yaitu sebanyak 70 unit tiap kali pameran,” ujarnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya juga mulai menerapkan sejumlah strategi baru. Di antaranya dengan menghadirkan tipe-tipe rumah serta luas tanah dengan harga yang masuk dalam pasar terbesar.

“Pasar terbesar ada pada unit kelas menengah dengan harga di bawah Rp 500 juta. Selain itu kami juga berikan sejumlah promo menarik bagi para calon pembeli,” imbuh Ketua Panitia Property Expo, Dibya K Hidayat.

Property Expo Semarang I – 2018 ini berlangsung di Paragon mulai tanggal 10 hingga 21 Januari mendatang. Diikuti oleh 11 pengembang dan 4 pendukung perumahan. (dna/ida)