PELANTIKAN : Ketua PPPKI Rita Damayanti dalam pelantikan PPPKMI Pengurus Jateng di Gedung Bapelkes Semarang, kemarin. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELANTIKAN : Ketua PPPKI Rita Damayanti dalam pelantikan PPPKMI Pengurus Jateng di Gedung Bapelkes Semarang, kemarin. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Jawa Tengah mendorong tenaga kesehatan masyarakat untuk memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Pasalnya dengan kepemilikan surat tersebut dapat dijadikan sebagai syarat untuk bisa menjadi tenaga penyuluh kesehatan.

“Tugas sebagai promotor kesehatan dan pendidik kesehatan itu adalah menjaga masyarakat supaya hidup sehat,” ungkap Ketua PPPKI Rita Damayanti seusai pelantikan Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Jawa Tengah di Gedung Bapelkes Semarang, kemarin.

Dirjen Kesehatan Masyarakat PPPKMI dan Ketua Pengda PPPKMI Jateng Anung Sugihantono mengatakan untuk menjadi seorang promotor dan pendidik kesehatan tidak sembarang orang, tetapi harus melalui uji kompetensi yang harus dilaluinya. “Mereka harus lulus tes kompetensi untuk mendapatkan STR,” kata Anung yang didampingi oleh Wakil Ketua Bagus Wijanarko. (hid/ida)