SEGERA PINDAH : Meski bangunan Pasar Waru masih banyak kekurangan, sejumlah pedagang akan pindahan minggu depan. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEGERA PINDAH : Meski bangunan Pasar Waru masih banyak kekurangan, sejumlah pedagang akan pindahan minggu depan. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan Pasar Waru dinyatakan telah rampung. Pasar yang pernah terbakar pada 19 November 2016 ini siap ditempati pedagang.

Revitalisasi pasar yang dibangun 3 lantai ini, telah menelan biaya sekitar Rp 18,5 miliar dari APBD Kota Semarang. Di lantai 1 ada 58 kios, lantai 2 ada 4 kios. Masing-masing kios berukuran 3×3,1 meter per segi. Lainnya berbentuk lapak los ada 216 unit. Masing-masing berukuran 3×1,5 m2. Sedangkan di lantai 3 digunakan untuk pedagang pancaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan saat ini sedang proses penataan lapak dan kios. Selain itu, proses pembuatan zonasi sesuai kriteria barang dagangan. “Ada 520 pedagang yang menempati Pasar Waru Semarang, terdiri atas 70 pedagang di kios, 225 pedagang yang menempati los, dan sisanya pedagang pancakan,” katanya, kemarin.

Pembagian lapak pedagang di Pasar Waru Semarang telah dilakukan koordinasi dengan paguyuban. Mereka meminta untuk rapat internal. Fajar memersilakan paguyuban pedagang terlibat melakukan penataan. Sehingga pasar ini segera ditempati pedagang yang sekian lama menempati penampungan. “Pembagian zonasi di antaranya buah-buahan, bumbu, daging, gerabah, hasil bumi, kelontong, hingga konveksi,” katanya.

Fajar menyebutkan ukuran los sebesar 3×1,5 meter yang nantinya akan dibagi dua agar bisa menampung pedagang. “Para pedagang yang menempati los juga sudah setuju. Di situ los ukurannya 3×1,5 meter. Nanti, akan kami bagi dua agar cukup menampung pedagang pancakan,” katanya.

Lebih lanjut, kata Fajar, masih tersedia lahan yang cukup untuk menampung pedagang pancakan sehingga mereka tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat di Pasar Waru Semarang. “Kami ingin memercepat pemindahan ke tempat baru, agar mereka tidak kelamaan di tempat relokasi,” katanya.

Mandor pembangunan proyek Pasar Waru Indah, Gunari mengatakan, saat proses pembangunan, pihaknya melibatkan sebanyak 200 pekerja. Pembangunan mendekati sempurna. “Sudah siap ditempati,” katanya.

Salah satu pedagang, Suryani, 54, mengaku senang karena pembangunan Pasar Waru telah selesai. “Kami berharap nanti tambah ramai karena pasarnya tambah bersih,” katanya. (amu/ida)