33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Cat Ulang Warna Merah, Jadi Menyala

MINI ROVER 1994

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Mobil bergaya klasik memang tak ada matinya. Apalagi mobil klasik buatan Eropa yang tak lekang dimakan zaman. Alasan itu pula yang membuat Setijarsa Kumala gemar mengoleksi mobil klasik mulai dari VW Safari, VW Combi sampai VW Kodok. Namun yang paling mencolok adalah Mini Rover miliknya dengan warna merah keluaran tahun 1994.

Mobil dengan kapasitas mesin 1300 cc injeksi bertransmisi matik ini memang dikenal sebagai kendaraan berbodi mini. Meski begitu, kesan gagah dan unik tetap terpancar dari mobil milik pria yang akrab disapa Om Tjong ini. “Warna aslinya hijau metalik, namun kesannya kurang berkarakter dan kurang menyala. Akhirnya saya putuskan untuk mengganti dengan warna merah,” kata Om Tjong kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Walaupun berganti warna, Om Tjong masih mengedepankan keaslian atau orisinalitas mobil. Mulai dari eksterior kecuali cat, semuanya coba ia pertahankan demi kenyamanan dalam berkendara. Sama halnya dengan bagian interior, ia masih menggunakan part-part asli mobil yang unik tersebut. “Kalau eksteriornya hanya tambahan 4 lampu Hella Comet agar tampilan depannya lebih cantik,” ujarnya.

Konsep dasar dari Mini Rover miliknya adalah sengaja dibuat standar pabrik dan mempertahankan nuansa klasik mobil. Apalagi mobil keluaran pabrikan Eropa memang dikenal soal kenyamanan dan ketangguhan mesinnya. “Tentunya harus ulet dalam merawat, cek mesin, oli, kelistrikan dan yang lainnya. Agar tetap prima dan sanggup melibas jalanan,” jelasnya.

Sebagai penggemar mobil klasik, Tjong tentu memiliki kebanggaan tersendiri terhadap Mini Rover kesayangannya tersebut. Pria yang hobi otomotif sejak muda ini mengaku ketika mengendarai mobil merah tersebut selalu menjadi pusat perhatian. Bahkan tak jarang ketika berhenti mobil miliknya menjadi objek selfie. “Kadang ada yang izin minta foto, seneng sih karena mobil ini termasuk langka di Semarang,” ucapnya bangga.

Menurut dirinya, walaupun saat ini banyak mobil terbaru berkeliaran dan dijual di pasaran, mobil klasik akan selalu mendapatkan tempat di masyarakat. Apalagi mobil klasik biasanya dianggap sebagai mobil kebanggaan, mengenang masa lalu serta klangenan. “Bagi saya mobil klasik akan tetap eksis dan tidak akan termakan zaman. Apalagi mobil yang bentuknya unik dan langka. Memilikinya adalah sebuah kebanggaan,” pungkasnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PPSM Sakti Dikabarkan Bubar

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Klub sepakbola kebanggaan warga Kota Magelang, PPSM Sakti Magelang dikabarkan bubar dikarenakan belum terbentuk manajemen baru serta tidak mengikuti berbagai kompetisi...

Angkat Industri Fashion Semarang

SEMARANG – Empat Finalis Putri Indonesia Jawa Tengah memperagakan busana batik rancangan Ferry Setiawan ”Bajoekoe.” Peragaan busana digelar dalam suasana santai di Prima Resto...

Pak Dirman Akan Perbaiki Sektor Pendidikan di Jateng

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said, ingin memperbaiki berbagai problematika di dunia pendidikan di Jateng. Mulai kesejahteraan tenaga...

Ajak Masyarakat Perang Lawan Hoax

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Polres Magelang Kota menggelar Deklarasi Anti Hoax dalam acara car free day (CFD) di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Minggu (18/3). Pada tahun...

Tokoh Lintas Agama Ikuti Peringatan Waisak

SEMARANG - Ratusan umat Buddha di Jateng, Selasa (30/5) malam mengikuti Peringatan Hari Raya Waisak 2571 BE/2017 di Vihara Mahavira, Marina, Semarang. Kegiatan tersebut...

Program Special Price Diminati Konsumen

SEMARANG- Modern Exhibition tinggal sehari lagi, namun pengunjung terus membanjiri  showroom Modern Elektronik untuk belanja elektronik terbaru. Berbagai produk elektronik ditawarkan dengan harga special...