Belum Putuskan Nasib Gilang Ginarsa

563
DIPANTAU: Full back, Gilang Ginarsa masih terus dipantau kualitasnya oleh coach Subangkit dalam beberapa hari ke depan. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPANTAU: Full back, Gilang Ginarsa masih terus dipantau kualitasnya oleh coach Subangkit dalam beberapa hari ke depan. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Mantan bek sayap Sriwijaya FC, Gilang Ginarsa memiliki kans untuk direkrut oleh tim PSIS Semarang. Pemain berusia 29 tahun itu telah merapat di latihan rutin PSIS di Lapangan Terang Bangsa Semarang pagi (13/1) kemarin.

Pemain yang juga pernah berkostum Arema FC itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tim berjuluk Mahesa Jenar di pos bek sayap karena saat ini PSIS masih memiliki tiga pemain yaitu Akbar riansyah, Safrudin Tahar dan Frendi Saputra.

“Gilang bisa bermain di bek sayap kanan dan kiri. Dan memang kami masih membutuhkan tambahan satu pemain lagi di bek sayap karena kami baru punya tiga pemain,” kata Subangkit ditemui usai latihan kemarin.

Hanya saja, pelatih asal Pasuruan itu mengaku belum mau buru-buru memberikan rekomendasi kepada Gilang untuk segera dinego oleh manajemen.”Kami masih butuh waktu untuk melihat kualitasnya,” sambung coach Subangkit.

Selain Gilang, Mahesa Jenar kemarin juga kedatangan eks winger Mitra Kukar, Arpani dan mantan bek sayap Persib U-21, Yuda Mega. Center bek pelamar, Fauzan Fajri juga masih terlihat di latihan kemarin.

Hanya saja, dua pelamar yaitu Arpani dan Yuda Mega kemampuan mereka masih belum seperti yang diharapkan. Apalagi di pos winger, Mahesa Jenar saat ini sudah memiliki stok lima pemain yang siap turun.

Subangkit menambahkan, untuk rekrutan pemain lokal pihaknya saat ini memang tengah fokus memburu pemain bertahan untuk mengisi pos bek sayap dan bek tengah dengan menyisakan dua pelamar yaitu Fauzan Fajri dan Gilang Ginarsa.

Apalagi, Subangkit mengatakan, saat ini pihaknya sedang mencoba menerapkan skema tiga bek baik menggunakan 3-5-2 maupun 3-4-3 yang terbukti ampuh meredam tim raksasa seperti Bali United saat uji coba beberapa waktu lalu.

“Dengan skema back three kami membutuhkan pemain belakang dan sayap yang bias bekerja seimbang saat bertahan maupun menyerang. Makanya kami butuh pemain berpengalaman di pos tersebut,” bebernya. (bas)