Tes Kesehatan Dilanjutkan Hari Ini

437
CEK KESEHATAN : Para calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Magelang, Temanggung dan Banyumas ketika akan menjalani tes kesehatan di RSUD dr Moewardi Solo, Jumat (12/1). (IST)
CEK KESEHATAN : Para calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Magelang, Temanggung dan Banyumas ketika akan menjalani tes kesehatan di RSUD dr Moewardi Solo, Jumat (12/1). (IST)

RADARSEMARANG.COM, SOLO — Tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati dari 3 kabupaten menjalani tes kesehatan dan antinarkoba di RSUD dr Moewardi Solo, Jumat (12/1). Mereka adalah calon yang akan berkompetisi dalam Pilkada di Kabupaten Magelang, Temanggung dan Banyumas. Tes akan berlangsung selama 2 hari hingga Sabtu (12/1) ini.

Dari Kabupaten Magelang, tes kesehatan diikuti oleh pasangan Zaenal Arifin – Edi Cahyana (Padi) dan HM Zaenal Arifin – Rohadi Pratoto (Zaroh). Kemudian dari Temanggung ada Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi, Muhammad Al Khadzik-Heri Ibnu Wibowo, dan Bambang Sukarno-Matoha. Dan dari Banyumas diikuti pasangan Achmad Husain-Sadewo Tri Lastiono dan Marjoko-Ifan Haryanto.

Sebenarnya ada 1 daerah lagi yang calonnya harus menjalani tes kesehatan di RSUD Moewardi, yakni Kabupaten Karanganyar. Tapi karena pendaftar di KPU hanya satu pasangan, maka dibuka perpanjangan waktu pendaftaran calon. Secara otomatis, jadwal tes kesehatan juga ikut mundur.

Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi Eko Haryati menjelaskan, pada pagi hari, para calon menjalani tes narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). “Lalu ada psikotes dari HIMPSI, baik tertulis dan wawancara. Kemudian cek fisik jantung, mata dan mulut,” kata Eko.

Sementara hari ini, mereka kembali menjalani serangkaian tes kesehatan. Para calon akan menjalani pemeriksaan di laboratorium radiologi, neurologi, paru, THT dan tes kejiwaan. Sedikitnya 16 dokter spesialis dan subspesialis dilibatkan dalam tes kesehatan itu. “Tes kesehatan dimulai dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Besok (hari ini, red) waktunya juga sama,” tuturnya.

Hasil tes kesehatan nantinya akan dipaparkan secara bersamaan. Pihak rumah sakit kemudian menyimpulkan apakah paslon dinyatakan sehat atau tidak. Hasil tes kesehatan tersebut nantinya akan diserahkan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di masing-masing wilayah paslon. Dari IDI Wilayah, hasil tes kesehatan tersebut diserahkan ke KPU untuk selanjutnya diumumkan.

Ketua KPU Kabupaten Magelang, Affifudin RSUD dr Moewardi memang ditunjuk sebagai tempat tes kesehatan cabup dan cawabup sejumlah daerah di Jateng. “Dari KPU juga ada yang mendampingi proses itu,” katanya.

Tes narkoba dijalankan untuk mengetahuo kondisi para calon, apakah mereka termasuk pengonsumsi barang-barang terlarang tersebut atau tidak. “Pengecekan antinarkoba dilakukan dengan pengambilan sampel urine di tiga ruangan wakil direktur lalu ada wawancara dengan para kandidat,” imbuhnya.

Selanjutnya para kandidat kepala daerah mengikuti psikotes yang terbagi dalam dua sesi, tulis dan wawancara. Psikotes tulis dilaksanakan di Ruang Sidoluhur Lantai III Gedung Wijaya Kusuma. “Sedangkan wawancara dilakukan di ruang wadir dan direktur oleh Himpunan Psikolog Indonesia (HIMSI) Jawa Tengah,” tuturnya.

Setelah itu, mereka melanjutkan proses MCU dalam serangkaian tes kesehatan jantung seperti treadmill ekokardiografi, dan USG karotis oleh tim medis RSUD dr Moewardi di Gedung Aster lantai II. Mereka juga mengikuti tes kesehatan mata, gigi dan mulut. (vie/jpg/ton)