Siapkan Rusunawa di Wates

567
CEK LOKASI : Komisi C DPRD Kota Magelang beberapa waktu lalu meninjau lokasi rencana rumah susun sewa (rusunawa) yang akan dibangun di daerah Wates, Magelang Utara. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
CEK LOKASI : Komisi C DPRD Kota Magelang beberapa waktu lalu meninjau lokasi rencana rumah susun sewa (rusunawa) yang akan dibangun di daerah Wates, Magelang Utara. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komisi C DPRD Kota Magelang mendukung langkah pemkot yang berencana merealisasikan satu rumah susun sewa (Rusunawa) lagi di daerah Wates, Magelang Utara. Bahkan Komisi C meminta agar spek dan kualitas rusunawa yang baru berbeda dengan dua rusunawa yang sudah ada.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang Aktib Sundoko mengatakan, Komisi C sudah meninjau calon lokasi rusunawa Wates. “Kalau tidak salah, calon lahan adalah tanah bengkok milik pemkot dengan luasan sekitar 4.000 meter persegi. Kalau melihat lokasi, sangat cocok karena terletak tidak jauh dari pusat kota dan jalan raya besar,” ungkap Aktib.

Namun demikian, rusunawa yang akan dibangun tersebut harus berbeda dan lebih bagus dibanding dua rusunawa yang sudah ada. “Baik bentuknya ataupun penataannya. Karena dua rusunawa yang sudah ada menjadi catatan kami,” beber Aktib.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Magelang Deddy Eko Sumarwanto membenarkan akan ada rusunawa lagi di Kota Magelang. Saat ini telah ada dua rusunawa yaitu di Potrobangsan dan Tidar Selatan.

Deddy menjelaskan, tanah milik Pemkot Magelang seluas 4.500 meter persegi sudah disiapkan di daerah Wates, dekat Pasar Kebonpolo. “Kita sudah ajukan ke pemerintah pusat dan nanti pembangunan akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR). Sama seperti dua rusunawa sebelumnya yang dibangun Kementerian PUPR,” kata Deddy.

Rencananya rusunawa akan dibangun 4 lantai dengan kapasitas sekitar 60 rumah.“Kemungkinan spesifikasi berbeda dari rusunawa sebelumnya. Meski beda, tapi kami yakin akan lebih bagus dan diharap para penghuni nanti lebih merasa nyaman,” papar Deddy.

Pemkot Magelang menargetkan bisa memiliki 5 rusunawa hingga tahun 2021. Pasalnya, saat ini, tingkat kepadatan penduduk dinilai cukup tinggi. Jumlah penduduk Kota Magelang sekitar 120 ribu jiwa dengan luas wilayah hanya 18,53 kilometer persegi.

“Untuk memenuhi target itu, kami ajukan kembali pembangunan rusunawa ke Kementerian PUPR. Sebelum pengajuan, tentu kami lihat lokasi pembangunannya dulu. Kalau luas tanah tidak menjadi masalah, karena minimal dibangun di atas tanah seluas 3.500 meter persegi,” imbuh Deddy.

Rencana berdirinya rusunawa Wates didukung penuh oleh Komisi V DPR RI dan hal itu diungkapkan saat berkunjung ke Kota Magelang. “Kami ke Kota Magelang dalam rangka kunjungan kerja spesifik yang resmi berdasarkan skala prioritas. Kami tinjau calon lokasi pembangunan fly over Canguk, rusunawa Wates, dan drainase yang kerap menimbulkan genangan air,” papar Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis didampingi anggota Komisi V asal Magelang, Sujadi. (cr3/ton)

Silakan beri komentar.