Sambut Presiden Jokowi, Tingkatkan Keamanan Jaring 35 Orang

1317
DIAMANKAN : Sebanyak 35 orang yang terjaring dalam operasi cipta kondisi oleh Tim Gabungan Polres Pekalongan Kota dikumpulkan di halaman Mapolresta Pekalongan untuk didata dan diperiksa. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN : Sebanyak 35 orang yang terjaring dalam operasi cipta kondisi oleh Tim Gabungan Polres Pekalongan Kota dikumpulkan di halaman Mapolresta Pekalongan untuk didata dan diperiksa. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak 35 orang yang terdiri atas 30 laki-laki dan 5 perempuan diamankan aparat gabungan yang terdiri atas The Kalong, Satpol PP Pemkot Pekalongan dan Pol Air, dalam Operasi Cipta Kondisi, Jumat (12/1) kemarin. Mereka yang diamankan adalah pemabuk, penjual minuman keras (miras), pengendara yang tidak disertai surat dan identitas serta dua pasangan muda-mudi tanpa identitas yang terjaring di tempat lokalisasi. Turut diamankan berbagai merek minuman berenergi dan sejumlah botol alkohol dengan kadar 70 persen.

Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Saprodin mengatakan bahwa operasi cipta kondisi tersebut dalam rangka pengamanan menjelang kedatangan ratusan tamu VVVIP dan Presiden Republik Indonesia (RI) 1 Joko Widodo, dalam rangka Muktamar XII Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al Mutabaroh An-Nahdliyyah dan Halaqoh II-Ulama Thoriqoh Luar Negeri yang dilaksanakan 14-18 Januari mendatang.

“Polres Pekalongan Kota menerjunkan tim anti bandit dan kriminal yang diberi nama The Kalong. Hal ini untuk membersihkan lingkungan Kota Pekalongan dari pelaku kriminal dan penyakit masyarakat,” tandasnya.

“Operasi ini akan kembali ditingkatkan dan terus dilakukan beberapa hari ke depan. Untuk mempersempit ruang gerak pelaku pelanggaran Kamtibmas dan persiapan penyambutan tamu VVIP yang akan datang ke Kota Pekalongan,” ucapnya, Jumat (12/1) kemarin.

Sementara itu, sebanyak 35 orang yang terjaring operasi tersebut dibariskan dalam sebuah apel sore. Sebanyak 30 orang laki-laki diperintahkan untuk melepaskan pakaian untuk selanjutnya diidentifikasi. Tubuhnya rata-rata dipenuhi tato. “Para pelaku ini banyak sekali yang bertato. Makanya kami bawa ke Mapolresta untuk diperiksa guna penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain akan dijerat pasal tindak pidana ringan (tipiring), imbuhnya, 35 orang yang terjaring operasi cipta kondisi juga terancam menginap di sel Polres Pekalongan Kota. Kendati demikian, kata Saprodin, pihaknya akan terlebih dulu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui jenis pelanggaran yang dilakukan oleh para pelaku. Usai dilakukan pendataan, para pelaku digiring masuk sel yang sudah dipersiapkan. “Kami akan periksa dulu, baru kemudian dijerat dengan pasal sesuai jenis pelanggaranya,” terangnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here