Pemkot Gelontorkan Rp 5 M

Perbaikan Jalan Lodan Raya

228
PELAN-PELAN : Truk tangki pengangkut air melewati Jalan Lodan Raya yang mulai rusak dan berlumpur. Jalan ini sering dilewati truk tangki yang membawa air menuju ke pelabuhan. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)
PELAN-PELAN : Truk tangki pengangkut air melewati Jalan Lodan Raya yang mulai rusak dan berlumpur. Jalan ini sering dilewati truk tangki yang membawa air menuju ke pelabuhan. (Sigit Andrianto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jalan Lodan Raya, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara rusak cukup parah. Permukaan jalan di pinggir Kali Semarang itu banyak yang berlubang dan tergenang. Praktis kondisi ini memaksa pengguna jalan mengurangi laju kendaraannya karena jalan cukup sulit dilewati.

Ketua RW V Kelurahan Bandarharjo Budi mengatakan, kondisi Jalan Lodan Raya memang cukup memprihatinkan. Kerusakan ini disebabkan truk tangki yang mengangkut air dari salah satu pabrik menuju ke pelabuhan. ”Memang ada pabrik air. Sehari bisa puluhan kali truk lewat,” jelas Budi dalam kegiatan Dialog Interaktif Bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (12/1).

Budi mengusulkan kepada orang nomor satu di Semarang itu untuk melakukan perkerasan Jalan Lodan Raya agar dapat dilalui warga dengan mudah. Dirinya juga mengusulkan agar perkerasan jalan juga dibarengi dengan penguatan tanggul yang tepat berada di pinggirnya.  ”Sudah diusulkan untuk perkerasan dan penguatan tanggul supaya Kali Semarang nantinya bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Selain mengusulkan perkerasan jalan, dirinya juga berharap agar jaringan PDAM bisa masuk ke lingkungan warga. Sehingga, warga tidak lagi bergantung pada pabrik air yang setiap hari mengoperasikan truk-truk tangki yang dinilai telah memangkas umur Jalan Lodan Raya. ”Berkaitan dengan itu, kami berharap PDAM bisa masuk ke Bandarharjo dengan tarif murah. Karena oleh warga, biaya pasang dinilai masih cukup tinggi. Syukur-syukur gratis,” selorohnya.

Menanggapi keluhan warganya, Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi memerintahkan untuk mengecek izin pabrik air yang mengoperasikan truk-truk tangki di Jalan Lodan Raya. Dirinya meminta untuk menutup jika memang pabrik tersebut tidak memiliki izin.

Hendi juga menginformasikan bahwa pihaknya sudah menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk perbaikan Jalan Lodan Raya. Dia meminta warga untuk menunggu karena diperkirakan jalan akan selesai dalam waktu sekitar 10 bulan.

Sementara untuk pemenuhan kebutuhan air, Hendi meminta agar warga yang ingin memasang PDAM bisa didata terlebih dahulu. Dengan demikian, pemasangan jaringan oleh PDAM dapat dilakukan dengan lebih efisien. ”Biar langsung sak glondong. Nanti kalau sudah biar dibuatkan jaringan. Biar cucuk dalam membuat jaringan. Tidak hanya untuk satu dua orang saja,” ujarnya memberi solusi. (sga/ric).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here