Harun Zain Akan Didakwa Korupsi

340

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Berkas perkara Kepala Seksi Pemasaran Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Cabang Belik, Pemalang, Harun Zain Bin Marjito dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pemalang ke Pengadilan Tipikor Semarang. Berkas tersebut tercatat dengan nomor perkara: 3/Pid.Sus-TPK/2018/PN Smg, dengan agenda sidang perdanaya akan dilaksnakan, Selasa (19/1) mendatang.

JPU Kejari Pemalang Purjio mengatakan, bahwa tersangka Harun Zain selaku Kasi Pemasaran PD BKK Cabang Belik, diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan Pemalang  pada 1 Oktober 2009 lalu. Kemudian, 2013 hingga Maret 2016 bersama dengan Achmad Muzhohirin selaku Pimpinan Cabang PD BKK Pemalang Cabang Belik, telah melakukan perbuatan membuat kredit fiktif dan kredit domplengan.

“Selain itu, keduanya mengambil uang kas perusahaan tanpa melalui prosedur yang sah, tidak menyetorkan dana angsuran dari nasabah kepada perusahaan dan pengambilan tabungan nasabah,”kata Purjio saat melimpahkan berkas tersebut, kemarin.

Hal itu dikatakan JPU Parjio, bertentangan dengan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, bertentangan dengan Pasal 4 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan bertentangan dengan Pasal 140 huruf a dan b Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 13 tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan di Propinsi Jawa Tengah.“Atas perbuatan itu, negara dirugikan mencapai Rp 5 728 525 858, sebagaimana Laporan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Inspektorat Kabupaten Pemalang,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Kejari Pemalang Teguh Wardoyo mengatakan dalam aksinya, Harun Zain menggunakan nama-nama orang lain untuk pengajuan kredit. Bahkan, beberapa kepala desa juga digunakan namanya untuk pengajuan kredit fiktif tersebut.”Kredit yang diajukan tersangka hampir semuanya nilainya Rp 25 juta. Dengan jumlah nasabah sekitar 337 orang,” sebutnya. (jks/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here