Gelombang Laut Masih Tinggi, Nelayan Tak Melaut

1476
PERBAIKI KAPAL : Pekerja memperbaiki kapal nelayan di Sungai Kemiri, Jumat (12/1). Karena gelombang masih tinggi, nelayan diimbau tidak melaut dulu. (K ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL)
PERBAIKI KAPAL : Pekerja memperbaiki kapal nelayan di Sungai Kemiri, Jumat (12/1). Karena gelombang masih tinggi, nelayan diimbau tidak melaut dulu. (K ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL)

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal memprediksi gelombang laut setinggi 1,5 meter sampai 3 meter masih terjadi di Laut Jawa secara umum dan Pantai Utara secara khusus, hingga tiga hari ke depan. Karena itu, BMKG mengimbau nelayan untuk sementara waktu tidak melaut. Hal ini demi keselamatan nelayan.

“Sampai 16 Januari mendatang, gelombang laut signifikan 1,5 meter sampai maksimal 3 meter. Gelombang itu mengalun di tengah lautan, berbeda dengan ombak yang ada di tepi. Namun, seringkali nelayan kurang peduli dengan info gelombang,” kata Prakirawan BMKG Tegal Hendy Andriyanto di kantornya, Jalan Kolonel Sugiono, Jumat (12/1) kemarin.

Hendy mengatakan, BMKG telah mengeluarkan warning. Gelombang laut setinggi 1,25 meter sampai 2 meter berbahaya bagi perahu nelayan, 2 meter sampai 3 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang, 3 meter sampai 4 meter berbahaya bagi nelayan tongkang dan feri, dan lebih dari 4 meter berbahaya bagi semua jenis kapal.

Menurut Hendy, ketinggian gelombang laut dipengaruhi angin dan peningkatan aktivitas awan konvektif atau sebuah proses terjadinya hujan di sekitar Laut Jawa. Adapun, awan konvektif terbagi menjadi awan Cumulus dan Cumulonimbus. Awan Cumulonimbus memiliki ketinggian 600 meter sampai 9 kilometer, dengan bentangan 2 sampai 3 kilometer.

Awan inilah yang menyebabkan puting beliung di Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. “Puting beliung sebenarnya bisa dideteksi beberapa jam sebelumnya, namun menggunakan radar, bukan satelit,” ujar Hendy. Sementara untuk puncak musim hujan, BMKG masih memprediksi Januari ini, kendati intensitasnya sedikit mengalami anomali. (nam/ela/jpg/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here