Gelar Puncak Perayaan Natal dan Tahun Baru

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kemajemukan dalam hal agama yang ada di Indonesia memberikan tantangan tersendiri untuk senantiasa meningkatkan toleransi antar umat beragama agar kehidupan di semua aspek berjalan dengan aman, tentram dan damai.

“Semangat cinta kasih akan menjadikan semuanya bersatu untuk menghadapi semua tantangan sebagai bangsa serta berjuang bersama menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Asisten Kesra Heri Setiadi yang mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara puncak Perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018 tingkat Jawa Tengah berlangsung di gedung Gradhika Bhakti Praja, kemarin (12/1).

Hadir dalam acara tersebut anggota Forkompinda Jateng, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Ketua PGI Jateng, Kepala Kantor wilayah Kementrian Agama Provinsi Jateng serta Asisten Sekda, Kepala Biro dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jateng.

Lebih lanjut Heri mengajak seluruh masyarakat agar jangan lelah bekerja apapun profesinya, apapun pekerjaannya untuk kemajuan dan kekayaan bangsa dan negara. Selain itu agar membangun pikiran yang positif, sikap yang optimistis serta percaya diri.

“Dengan terus menjaga kerukunan, kebersamaan, gotong-royong dan toleransi maka pembangunan Jateng akan berjalan dengan lancar dan sukses sehingga terwujud masyarakat Jateng yang sejahtera lahir dan batin,” imbuhnya.

Selain itu berupaya untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang penuh kerukunan, toleransi, saling menghormati  dengan cara menghindari fitnah, bohong, konflik serta berperilaku kasar yang melampaui batas kepatutan.

Ketua Panitia Ign Indra Surya mengatakan sebelum puncak perayaan Natal dan tahun baru, sebelumnya juga sudah dilakukan berbagai kegiatan yakni resik-resik Kutho, donor darah, cek kesehatan secara gratis, dan juga kitanan massal. “Jadi banyak kegiatan sosial yang dilakukan dan puncak acara diakhiri dengan melakukan peringatan Natal bersama di Gedung Gradhika Bhakti Praja ini,” katanya. (hid/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -