Cegah Difteri di Keluarga Prajurit

352
PENYULUHAN : Mayor Ckm (K) dr Siti Asfiani Mkes SpA memaparkan tentang penyakit difteri pada ratusan prajurit Batalyon Armed 11/Kostrad Magelang. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
PENYULUHAN : Mayor Ckm (K) dr Siti Asfiani Mkes SpA memaparkan tentang penyakit difteri pada ratusan prajurit Batalyon Armed 11/Kostrad Magelang. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Batalyon Armed 11/Kostrad Magelang mengadakan pembinaan dan penyuluhan kepada 100 anggotanya, Kamis (11/1). Kegiatan ini sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit difteri di kalangan prajurit dan keluarga prajurit.

Danyon Armed 11/Kostrad Mayor (Arm) Siswo Budiarto mengatakan, sejauh ini belum ada anggota keluarga besar Yonarmed 11/Kostrad yang terkena penyakit difteri. “Namun demikian, kami selalu berupaya agar tidak sampai penyakit itu menyerang anggota saya dan kita semua. Saya pun mendorong anggota yang memiliki anak bayi untuk segera imunisasi dan vaksin difteri serta selalu menjaga kebersihan lingkungan,” kata Siswo.

Dokter dari RST Tk II dr Soedjono Magelang Mayor Ckm (K) dr Siti Asfiani Mkes SpA menyampaikan, difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat mempengaruhi kulit.“Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa,” papar Siti.

Siti yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3 Yonarmed 11 Cabang XXIII Koorcab Divif 2 PG Kostrad menjelaskan, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae. Penyebaran bakteri ini dapat terjadi dengan mudah, terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri.

Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai, seperti percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk, dan barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Seperti mainan, pakaian, dan sentuhan langsung pada luka akibat difteri. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here