Warga Keluhkan Sampah Medis

477
SAMPAH MEDIS: Anggota Sat Reskrim Polsek Ambarawa saat membersihkan sampah medis yang dibuang sembarangan di sampaing SDN Lodoyong 03, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMPAH MEDIS: Anggota Sat Reskrim Polsek Ambarawa saat membersihkan sampah medis yang dibuang sembarangan di sampaing SDN Lodoyong 03, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Warga di lingkungan Lodoyong dan Kupang Rejo Kelurahan Kupang Kecamatan Ambarawa mengeluhkan pembuangan sampah medis yang sembarangan. Pasalnya, pembuangan dilakukan didekat lingkungan SD Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa.

Warga Lingkungan Kupang Rejo, Budi susilo, 56, mengatakan pembuangan di lokasi dekat dengan sekolah sangat berbahaya. “Sampah itu sudah diketahui oleh anak-anak sekolah, bahkan beebrapa dari anak-anak tersebut mengambilnya untuk mainan,” ujar Budi dilokasi pembuangan, Kamis (11/1).

Sampah medis yang terdiri dari puluhan suntik bekas, ratusan jarum suntik bekas, kasa bekas, tabung penyimpan darah bekas, masker bekas itu ditemukan siswa SD Lodoyong 03 persis di samping sekolah.

Bahkan, kasa bekas dan tabung bekas masih ada bercak darah. Menurutnya, hal itu sangat membahayakan bagi kesehatan anak-anak. “Kita khawatir kalau (sampah medis) itu kan banyak bakterinya, bahaya bagi anak-anak kalau diambil untuk mainan,” ujarnya.

Penjaga SDN Lodoyong 03 Ambarawa, Dian Andrianto, 37 yang juga penemu keberadaan sampah medis mengatakan dirinya mengetahui hal itu saat anak-anak pulang sekolah, Rabu (10/1) ada yang mengambil suntikan. “Saya lihat anak-anak berhenti di dekat jembatan, terus saya lihat ada sampah medis,” kata Dian.

Sampah medis tersebut dibuang sembangan di pinggir sungai kecil di Lodoyong. Mengetahui hal itu, ia langsung memotret sampah tersebut dan diunggah ke media sosial facebook. “Sudah ada sekitar 400 orang yang memberikan komentar. Ada yang menyarankan untuk membakar, ada juga yang minta untuk diusut dan lain-lainnya,” ujar Dian.

Kanit Binmas Posek Ambarawa Ipda Pri Handayani menjelaskan pihaknya sengaja meminta penjaga sekolah tersebut untuk membakar sampah medis yang berserakan. Hal itu dikarenakan kandungan bahaya dari sampah medis itu sendiri.“Kita ada laporan termasuk yang di facebook. Kita sudah amankan barang bukti. Barang bukti sebagian kita bakar dan sebagian kita simpan,” ujar Pri.

Kondisi sampah medis tersebut saat dibuang dibungkus plastik. Lokasinya juga berada di dekat lingkungan sekolah dan itu rawan untuk digunakan mainan siswa. “Tindakan awal kita maka akan kita selidiki,” ujarnya.

Bahkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal dengan mendatangi rumah sakit setempat yaitu RSUD Ambarawa.“Ketika kita ke RSUD Ambarawa menurut mereka penanganan alat medis bekas itu ada SOP nya dan mereka tidak melakukan pembuangan itu,” ujarnya. Penyelidikan akan dilakukan pihaknya dilingkungan sekitar pembuangan karena hal itu sudah meresahkan warga. (ewb/bas)