33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Tokoh Mitologi Indonesia Kalah Tenar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Beragamnya suku yang ada di Indonesia membuat negara ini kaya akan mitologi atau kajian tentang mitos. Namun sayangnya, masih sedikit pihak yang berusaha untuk mengeksplorasi hal ini lebih jauh supaya kisahnya bisa mendunia.

Sastrawan Triyanto Triwikromo mengatakan, mitologi Indonesia masih kalah tenar jiika dibandingkan negara Yunani yang terkenal dengan tokoh Zeusnya. Padahal Indonesia tidak kalah. Beberapa suku di negeri ini memiliki kisah tentang tokoh mitologis.

“Masyarakat dunia banyak mengenal Zeus mitologi Yunani dibandingkan Genderuwo, Warak Ngendog dan lain sebagainya,” ungkapnya dalam jumpa pers “Sayembara Nasional Penulisan Mitologi” di kampus IKIP Veteran Semarang, Kamis (11/1).

Ia mengatakan, jika tokoh mitologis Indonesia mampu dieksplorasi dengan baik, maka bukan hal yang mustahil untuk mengalahkan mitos-mitos bangsa luar. Pada akhirnya nanti akan berdampak pada ketertarikan wisatawan untuk berkunjung.

Atas alasan itu pula, IKIP Veteran Semarang mengadakan sayembara nasional penulisan mitologi. Menurutnya, belum banyak lomba penulisan dengan mengangkat tema mitologi Indonesia.

Wakil Rektor 2 IKIP Veteran Semarang, Lulu Elyana menambahkan, acara ini bertujuan untuk menciptakan mitologi-mitologi baru. Misalnya masyarakat telah mengenal Dewi Sri sebagai Dewi Padi, namun hampir tidak ada yang mengenal Dewi Jagung, Dewi Ketela Pohon atau Dewa Para Penambang dan lainnya.

“Misalnya di Jawa dunia diciptakan oleh Sang Hyang Wenang lalu diberikan kepada Semar, Togong, dan Bathara Guru. Jangan-jangan ada versi lain? Kreativitas menciptakan versi baru akan sangat dihargai dalam lomba ini,” tuturnya.

Di sisi lain, banyak pula kisah asal mula sesuatu juga belum dieksplorasi. Masyarakat justru lebih tahu tentang asal mula dunia tetapi tidak memahami asal mula keong, bebek hingga batu raksasa yang ada di sebuat tempat. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemain Unggulan Usaha Keras Maju Semi Final

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Hasil kejutan terjadi dalam pertandingan lanjutan gelaran Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup VIII Magelang 2018. Pada hari kedua pertandingan di...

Guru Kekinian untuk Siswa Zaman Now

MENJADI siswa zaman now kental dengan istilah tren kekinian. Arus informasi yang sangat pesat menjadikan siswa secara langsung maupun tidak terkena dampaknya. Kondisi ini...

Banser Buka Posko Mudik 

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Organisasi Kemasyarakata (Ormas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkorcab Kendal membuka posko mudik Lebaran. Ketua PC Ansor NU Kendal, Muhammad Ulil Amri mengatakan, posko Banser...

Cinta Lingkungan

PELAJAR asing ikut menanam mangrove di kawasan Trimulyo, Genuk, Semarang, Minggu (23/4). Penanaman mangrove bertema ”Menyentuh Bumi dengan Hati” tersebut diprakarsai Gereja St Theresia...

Ojek Online Mudahkan Warga

KEBERADAAN ojek online yang saat ini dipersoalkan oleh awak angkutan umum, justru dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Warga merasa terbantu dengan keberadaan ojek online. Satu...

Stadion Moch Soebroto Terancam Gagal Jadi Homebase PSIS

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Beredarnya informasi tentang Stadion Moch Soebroto Kota Magelang yang tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyisakan tanda tanya di...