Pudjiastuti Resmi Jabat Waka PN Semarang

445
RESMI: Prosesi pelantikan Waka PN Semarang Pudjiastuti Handayani di aula PN Semarang dipimpin langsung oleh Ketua PN Semarang, Purwono Edy Santoso. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RESMI: Prosesi pelantikan Waka PN Semarang Pudjiastuti Handayani di aula PN Semarang dipimpin langsung oleh Ketua PN Semarang, Purwono Edy Santoso. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pudjiastuti Handayani yang sebelumnya menjabat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang. Kini resmi menjabat Wakil Ketua (Waka) PN Semarang, menggantikan Abdul Halim Amran, yang ditugaskan menjadi Ketua PN Samarinda. Hal itu diketahui dalam upacara serahterima jabatan antara keduanya yang disaksikan dan dilantik langsung oleh Ketua PN Semarang, Purwono Edy Santoso.

Kabag Umum dan Kepegawaian PN Semarang, Pudji Sulaksono, kepada pejabat yang baru bisa meneruskan program-program pejabat yang lama.”Hal ini tentunya yang kita inginkan dan bisa mengayomi bawahannya dengan baik, dengan menunjukan kinerja yang bagus, dan bisa bersinergi,” kata Pudji kepada¬†Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (11/1).

Menurutnya, pengambilan sumpah jabatan seperti ini sudah biasa di dalam tubuh pengadilan. Karena hal itu, sesuai dengan keputusan MA. Ia juga percaya bahwa keduanya akan mampu mengemban tugas tersebut dengan baik, benar dan amanah, yang tentunya dilandasi komitmen dan niat yang ikhlas.”Kami percaya wakil ketua yang baru bisa mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan pimpinan Mahkamah Agung RI,” ungkapnya.

Saat pelantikan berlangsung kamarin, Pudjiastuti Handayani mengatakan, bahwa dirinya akan memenuhi kewajiban sebagai wakil ketua PN Semarang dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dengan memegang teguh undang-undang. Selain itu, dikatakannya, promosi jabatan di kelas 1 khusus ini menjadi penyegaran di jabatan baru ini.”Saya berharap bisa memacu kinerja saya di PN Semarang,” sebutnya.

Berdasarkan info pengumuman dari Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jateng, Nommy HT Siahaan, di Jawa Tengah juga mengalami kekosongan 13 jabatan struktural di pengadilan. Kekosongan itu meliputi, ua jabatan sekretaris eselon IIIb dan 11 jabatan Kepala Sub Bagian eselon IV A.

Selain itu, kekosongan jabatan sekretaris pengadilan terjadi di PN Temanggung dan Kudus. Sementara Kasubag terjadi di Pengadilan Tinggi Jateng, PN Brebes, Mungkid, Kendal, Pekalongan, Pati, Purwokerto dan Slawi.

Di PT Jateng, kekosongan terjadi pada Kasubag Kepegawaian dan TU, Kasubag Rencana Program dan Anggaran. Di Brebes, Mungkid, Kendal jabatan Kasubag Kepegawaian dan Ortala. Di Purwokerto dan Slawi, Kasubag Perencanaan, TU dan Pelaporan. Atas kekosongan itu,  PT Jateng meminta Ketua PN di Jateng mengizinkan anak buahnya mengisinya. (jks/bas)