Optimistis Perekonomian Membaik

680

“Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama,”

Hamid Ponco Wibowo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hasil survei konsumen Bank Indonesia kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah pada bulan Desember 2017 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen masih berada pada level optimistis kondisi perekonomian akan membaik.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, optimisme berasal dari keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun kondisi ekonomi ke depan.

“Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama,” ujarnya.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Desember 2017 yang tercatat sebesar 119,61 (>100), lebih rendah 0,80 poin dibandingkan indeks November 2017, namun lebih tinggi 5,15 poin dibandingkan Desember 2016.

Sementara itu, keyakinan terhadap kondisi ekonomi ke depan dipengaruhi oleh ekspektasi konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha yang masih optimis. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 138,01 (>100), lebih rendah 5,07 dibandingkan bulan sebelumnya, namun lebih tinggi 2,21 poin dibandingkan Desember 2016.

Sedangkan untuk tekanan kenaikan harga, lanjutnya, konsumen memperkirakan pada Maret 2018 dan Juni 2018 akan meningkat. Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang (Maret 2018) yang tercatat lebih tinggi 6,34 poin menjadi 184,56, serta IEH 6 bulan mendatang (Juni 2018) lebih tinggi 15,43 poin menjadi 186,48. (dna/ric)