Kampung Pelangi Tejosari Dibatalkan

247
Waluyo (IST)
Waluyo (IST)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Rencana Pemerintah Kota Magelang membuat kampung pelangi di Kampung Tejosari, Magersari, Magelang Selatan gagal terwujud. Usulan Pemkot untuk menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 untuk membangun kampung pelangi ditolak pemerintah pusat.

“Kami sangat menyayangkan gagalnya realisasi kampung pelangi yang telah digadang-gadang. Kegagalan ini sebagai evaluasi dari dinas terkait bahwasanya bisa menilai kampung mana yang lebih siap sehingga anggaran yang diminta tidak menjadi masalah,” jelas Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang Waluyo, Kamis (11/1).

Ada 2 hal yang perlu dievaluasi. Yakni antusiasme warga untuk mewujudkan kampung pelangi dan perhatian dinas. “Nah yang masih bertahan ini yang harus diperhatikan dan dibantu dengan cara anggaran pemda dalam hal ini dinas yang terkait. Kan bisa dengan CSR, maka pasti akan dibantu,” tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Kepala Dinas Pemuda Olahragan dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Jarwadi mengatakan, sebenarnya pada 2016 lalu, pihaknya sudah mengusulkan agar Kota Magelang mendapat DAK untuk pembuatan kampung pelangi. “Tetapi sudah ada konfirmasi bahwa dana itu tidak akan direalisasikan. Tahun ini kemungkinan tidak bisa dibangun (kampung pelangi),” kata Jarwadi.

Jarwadi menjelaskan, jika tanpa dana bantuan dari pemerintah pusat, maka akan sangat sulit untuk mewujudkan rencana tersebut. Terlebih APBD Kota Magelang sangat tidak memungkinkan untuk merealisasikan kampung pelangi. “APBD tidak mungkin bisa. Kami masih akan kaji dulu dengan stakeholder terkait. Yang jelas untuk kampung pelangi kemungkinan besar di-pending,” jelas Jarwadi.

Satu-satunya peluang jika kampung pelangi akan dibangun tahun ini, yakni dengan mengandalkan bantuan sponsor atau CSR. Saat ini, pihaknya terus berupaya mengintensifkan kerja sama dengan para pengusaha di Kota Magelang.

“Yang paling berpeluang itu menggandeng dengan pihak ketiga. Setelah ini kami akan temukan para pengusaha. Saya harap ada yang sepakat dan tertarik andil dalam menjalankan rencana kampung pelangi ini,” papar Jarwadi.

Sejak 2016, menurut Jarwadi, Pemkot Magelang tertarik dengan konsep kampung pelangi seperti di Semarang dan Malang, Jawa Timur. Konsep kampung wisata diwujudkan untuk menambah daya tarik di kawasan Gunung Tidar. Kampung pelangi, menurut Jarwadi, berbentuk bangunan rumah dengan cat warna-warni menyerupai warna pelangi. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here