Jendela Dicongkel, Harta Dikuras

443

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Unit Resmob Satreskrim Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan. Seorang pelaku pencurian dan penadahnya ditahan pihak kepolisian. Kamis (10/1). Mereka yang ditahan adalah pelaku pencurian Sadiyono, 45, warga Dukuh Kandang Desa Gedong, Kecamatan Patehan, Kabupaten Kendal, serta penadahnya, Rifan, 24, warga Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pencurian berlangsung pada akhir tahun 2017 lalu di rumah Marihot Janpieter Hutajulu, seorang dosen yang tinggal Jalan Surowijoyo di Mangunsari, Sidomukti, Salatiga. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 35 juta.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas Polres Salatiga Kompol I Nyoman Suasma menuturkan, pelaku masuk rumah menggunakan tangga lewat tembok belakang. Setelah berhasil masuk ke lingkungan rumah, kemudian masuk ke kamar dengan mencongkel jendela menggunakan obeng.

Berbagai barang yang ada di kamar diambil pelaku. Yakni ponsel Samsung J2 Prime, ponsel Lenovo, laptop Macbook pro 13 inch, Macbook Pro 17 inch late 2011, uang tunai Rp 700 ribu, head set mini, Ipad mini 54 Bb serta beberapa barang lainnya. Setelah berhasil mendapatkan barang curian, pelaku kabur.

Kondisi rumah saat itu dihuni oleh Sukinem, 63, yang kaget ketika bangun sudah mendapati
pintu jendela dapur terbuka. Mengetahui kejadian tersebut, ia langsung memberitahukan kepada Marihot, dan setelah dicek ternyata sejumlah barang telah hilang. Selanjutnya kejadian ini
dilaporkan ke polisi.

“Unit Resmob Reskrim Polres Salatiga melakukan penyelidikan dan didapat informasi pelakunya. Akhirnya dilakukan penangkapan dan selanjutnya kini dalam proses penyidikan kedua tersangka,” jelas Suasma.

Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sebuah jaket jeans warna biru, uang tunai sebesar Rp. 62 ribu. Selain itu juga disita barang bukti sebagai sarana kejahatan yakni dua buah ponsel, tas ransel warna hitam dan dua obeng warna merah. Kini pelaku masih mendekam di sel tahanan Polres Salatiga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (sas/ton)