Fly Over di Simpang Canguk

624
SERING MACET : Rombongan Komisi V DPR RI meninjau Simpang Canguk Kota Magelang yang direncanakan akan dibangun jembatan layang (flyover) dan underpass. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
SERING MACET : Rombongan Komisi V DPR RI meninjau Simpang Canguk Kota Magelang yang direncanakan akan dibangun jembatan layang (flyover) dan underpass. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Simpang Canguk, Wates Magelang Utara merupakan salah satu tempat yang sering dilanda kemacetan. Pemerintah berencana membangun jembatan layang (fly over) dan underpass untuk mengurai kemacetan di wilayah ini.

Kamis (11/1), Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau lokasi Simpang Canguk. “Secara politis kami mendukung upaya Pemkot Magelang. Lebih dari itu, kami akan membahas ini lebih intens di komisi. Juga mendorong Kementerian PUPR bisa merealisasikannya, karena mereka yang akan membangun,” kata Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis di sela-sela mengunjungi calon lokasi pembangunan jembatan layang.

Fary mengungkapkan, pembangunan jembatan layang yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang memang menjadi prioritas. “Dari paparan Bappeda, saya lihat pembangunan flyover membutuhkan dana besar. Alasan perlu dibangunnya ini pun, bisa kami terima. Maka, kami ingin melihat langsung kondisinya dengan kunjungan kerja spesifik ini dan bisa jadi bahan rapat komisi nanti,” imbuh Fary.

Anggota Komisi V DPR RI Sujadi menegaskan, pembangunan jembatan layang Canguk memang mendesak dilakukan. Ia juga mendesak Kementerian PUPR untuk segera merealisasikan pembangunan jalan layang tersebut. “Pembangunan jembatan layang itu bisa segera dilaksanakan, menurut saya kuncinya adalah kerukunan antara Pemkot dan Pemkab Magelang. Maka, saya harap Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Jateng segera koordinasi untuk dapat memuluskan rencana fly over itu,” tandas Sujadi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Suparno menjelaskan, rencana pembangunan jembatan layang Canguk sebenarnya sudah cukup lama diusulkan Pemkot Magelang ke Kementerian PUPR. Akan tetapi, baru saat ini mendapat respon dari Kementerian PUPR dan Komisi V.

Joko memaparkan, persimpangan Canguk kerap macet, terutama dari arah Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Soekarno Hatta, dan Jalan Raya Tegalrejo. Pihaknya mengusulkan pembuatan jembatan layang dan underpass dengan perkiraan awal menghabiskan dana Rp 119,9 miliar. Adapun spesifikasinya, fly over tepi Sungai Elo panjang 340 meter dan lebar 9,4 meter. “Fly over untuk arah Jogja-Semarang, sedangkan underpass untuk arah Tegalrejo-Jogja,” jelas Joko. (cr3/ton)

Silakan beri komentar.