DPD REI Jateng Bentuk Koperasi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Jateng membentuk koperasi sebagai upaya memenuhi kebutuhan para anggota, khususnya untuk pemenuhan material pembangunan rumah.

Pembentukan juga dilakukan untuk mensinergikan pengembangan usaha DPD REI Jateng. Sekretaris Koperasi REI Jasa Sejahtera Joko Sulistiyono mengatakan koperasi ini berhasil dibentuk Rabu (10/1). Dijelaskan meskipun sudah ada DPD REI, koperasi ini sangat penting bagi 203 pengembang yang tergabung dalam anggota DPD REI Jateng.

Pembentukan koperasi ini dilakukan untuk mensinergikan antara Koperasi REI yang sudah berbadan hukum. Karena bagaimanapun dalam pengembangan usaha skala besar DPD REI Jateng memerlukan wadah yang sudah berbadan hukum, sehingga munculah ide untuk membuat Koperasi REI Jasa Sejahtera.

“Koperasi ini bertujuan untuk mengayomi para anggotanya. Misalnya dalam pembelian bahan material pembangunan perumahan memerlukan dana yang cukup besar, dan butuh modal yang besar pula. Bayangkan rata-rata sehari pengembang anggota REI membutuhkan semen sekitar 20.000 sak, ini belum termasuk bahan-bahan lainnya,” tutur Joko.

Bila kebutuhan bahan material dapat diatasi koperasi tentunya harga bisa ditekan dan keuntungan pada akhirnya juga akan dikembalikan kepada anggota dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Koperasi ini pada tahap akan menyediakan bahan bangunan untuk anggota, sedangkan tahap berikutnya diperkirakan tentang simpan pinjam.

Pada rapat koperasi REI ini, ditetapkan simpanan pokok untuk anggota Rp 3 juta dan simpanan wajib Rp 500.000 yang akan dibayarkan selama 10 bulan. Sedangkan modal awal sesuai ketentuan Dinas Koperasi Rp 75 juta. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material perumahan baik semen, bata ringan, besi, baja ringan dan kebutuhan lainnya.

“Saat ini kami sudah melakukan penjajakan dengan salah satu produsen semen. Perusahaan semen ini menginginkan agar pembelian dapat dilakukan secara besar dan dikoordinasi dalam satu wadah, sehingga akan mendapatkan  harga yang lebih murah,” tambah Joko. (tya/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -