33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

DPD REI Jateng Bentuk Koperasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Jateng membentuk koperasi sebagai upaya memenuhi kebutuhan para anggota, khususnya untuk pemenuhan material pembangunan rumah.

Pembentukan juga dilakukan untuk mensinergikan pengembangan usaha DPD REI Jateng. Sekretaris Koperasi REI Jasa Sejahtera Joko Sulistiyono mengatakan koperasi ini berhasil dibentuk Rabu (10/1). Dijelaskan meskipun sudah ada DPD REI, koperasi ini sangat penting bagi 203 pengembang yang tergabung dalam anggota DPD REI Jateng.

Pembentukan koperasi ini dilakukan untuk mensinergikan antara Koperasi REI yang sudah berbadan hukum. Karena bagaimanapun dalam pengembangan usaha skala besar DPD REI Jateng memerlukan wadah yang sudah berbadan hukum, sehingga munculah ide untuk membuat Koperasi REI Jasa Sejahtera.

“Koperasi ini bertujuan untuk mengayomi para anggotanya. Misalnya dalam pembelian bahan material pembangunan perumahan memerlukan dana yang cukup besar, dan butuh modal yang besar pula. Bayangkan rata-rata sehari pengembang anggota REI membutuhkan semen sekitar 20.000 sak, ini belum termasuk bahan-bahan lainnya,” tutur Joko.

Bila kebutuhan bahan material dapat diatasi koperasi tentunya harga bisa ditekan dan keuntungan pada akhirnya juga akan dikembalikan kepada anggota dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Koperasi ini pada tahap akan menyediakan bahan bangunan untuk anggota, sedangkan tahap berikutnya diperkirakan tentang simpan pinjam.

Pada rapat koperasi REI ini, ditetapkan simpanan pokok untuk anggota Rp 3 juta dan simpanan wajib Rp 500.000 yang akan dibayarkan selama 10 bulan. Sedangkan modal awal sesuai ketentuan Dinas Koperasi Rp 75 juta. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material perumahan baik semen, bata ringan, besi, baja ringan dan kebutuhan lainnya.

“Saat ini kami sudah melakukan penjajakan dengan salah satu produsen semen. Perusahaan semen ini menginginkan agar pembelian dapat dilakukan secara besar dan dikoordinasi dalam satu wadah, sehingga akan mendapatkan  harga yang lebih murah,” tambah Joko. (tya/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PPS Dilaporkan ke DKPP

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Salatiga melaporkan seorang Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kelurahan Sidorejo Lor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu...

MoU Kuatkan Sinergi Polri–IDI

SEMARANG – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah bersama Kepolisian Daerah (Polda) melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran, belum lama...

Seminar Outlook Ekonomi Kota Semarang 2018

Rabu, 13 Desember 2017, pukul 09.00 hingga selesai, Pemkot Semarang menggelar seminar dengan tema Outlook Ekonomi Kota Semarang 2018 Menuju Semarang Hebat. Acara tersebut...

Awalnya Coba-Coba, Kini Omzet Sebulan Rp 22 Juta

RADARSEMARANG.COM - Bermula dari keisengan mengisi waktu luang selepas kuliah, Chikara D Rinarta kini memiliki usaha boneka peluk lucu. Produknya itu rajin ia promosikan di...

Boleh Berapa pun Asal Stabil

Oleh: Dahlan Iskan Sebenarnya harga dolar boleh berapa saja. Asal stabil. Agar pengusaha bisa melakukan bisnisnya. Bisa bertransaksi. Menggerakkan ekonomi. Paling-paling kita malu: kok rupiah...

Industri di Jateng Bakal Meningkat Pesat

SEMARANG – Nilai investasi industri Jawa Tengah ditargetkan mencapai Rp 104, 3 triliun pada tahun 2035 mendatang. Struktur industri akan terus diperkuat guna mencapai...