Ajak Siswa Gemar Kunjungi Perpustakaan

164
BUDAYAKAN MEMBACA: siswa Bimbingan Belajar (Bimbel) AIUEO yang berkunjung ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Kamis (11/1). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUDAYAKAN MEMBACA: siswa Bimbingan Belajar (Bimbel) AIUEO yang berkunjung ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Kamis (11/1). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Berbagai cara ditempuh oleh para guru maupun orang tua untuk menanamkan pengetahuan tentang Perpustakaan. Salah satunya adalah dengan mengajak anak untuk berkunjung dan melihat langsung seperti apa didalam perpustakaan itu.

Hal tersebut yang dilakukan oleh para siswa Bimbingan Belajar (Bimbel) AIUEO yang berkunjung ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, di jalan Sriwijaya 29 A, Kamis (11/1). Sedikitnya 30 anak didik bimbel tersebut ikut dalam kegiatan itu.

“Acara ini diagendakan anak dan orangtua dengan dunia pustaka guna meningkatkan literasi dan minat baca,” ungkap Staff Mobile Bunda Maya Qurnia Megawati kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Para siswa yang berusia antara 3-6 tahun itu, Nampak sangat antusias mengikuti kegiatan dalam bimbingan pustakawan. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana penyegaran (Refreshing), membangun keakraban dan kebersamaan.

Anak-anak diajak untuk berkeliling area perpustakaan. Mereka juga mendapatkan materi yang diberikan melalui video edukasi, storytelling, hingga penampilan keterampilan. Dalam kunjungan itu, anak-anak diberikan ruang untuk bebas berekspresi baik menari, menyanyi maupun menggambar.“Dengan ini diharapkan mampu melatih mental, komunikasi dan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak. Selain itu, mereka juga tertanam rasa suka untuk membaca,” terangnya.

PLT Kepala Perpustakaan Provinsi Jateng Sudikto menjelaskan, kegiatan kunjungan seperti itu memang telah ada sejak lama. Hal itu, disesuaikan dengan permintaan dari pihak sekolah untuk tingkat PAUD-TK-SD kelas 1 dan 2. Tujuannya tak lain untuk memperkenalkan perpustakaan sejak dini.

“Mereka juga dikenalkan ke ruangan-ruangan layanan perpus. Biar tahu perbedaan layanan untuk dewasa dan anak itu seperti apa. Intinya mengenalkan sejak dini lingkungan perpustakaan,” bebernya.

Dirinya berharap, dengan kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan dan keinginan untuk membaca pada anak-anak yang datang ke perpustakaan. Menurut Sudikto, hal ini juga mampu meberikan efek jangka panjang.“Jadi ketika sudah besar nanti mau untuk datang ke perpustakaan, menumbuhkan minat baca sejak dini dengan cara seperti ini,” tandasnya. (tsa/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here