TABRAKAN KARAMBOL: Lokasi kecelakaan beruntun di Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran yang dipenuhi warga. (kanan) Bangkai truk tronton bernopol L 9976 UQ yang mengalami kecelakaan. (FOTO-FOTO: M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TABRAKAN KARAMBOL: Lokasi kecelakaan beruntun di Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran yang dipenuhi warga. (kanan) Bangkai truk tronton bernopol L 9976 UQ yang mengalami kecelakaan. (FOTO-FOTO: M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Kecelakaan karambol melibatkan 5 kendaraan terjadi di Jalan Abdulrahman Saleh, tepatnya di samping Swalayan Ramai Manyaran, Semarang Barat, Rabu (10/1) sekitar pukul 15.30. Akibat kejadian ini, dua orang tewas dan tiga lainnya menderita luka-luka. Korban tewas diketahui bernama Risda Fajar Kurniawati, siswi kelas IX SMP Negeri 19 Semarang, dan Sulistyowati, 48, warga Jalan Taman Borobudur, Kembangarum, Semarang Barat. Saat kejadian Risda tengah duduk di atas motor Honda Vario nopol H 2774 AFW yang sedang diparkir di depan warung es kelapa muda. Sedangkan Sulistyowati adalah pemilik warung es kelapa muda tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan terjadi bermula saat truk tronton nopol L 9976 UQ bermuatan gulungan MMT seberat 22 ton yang dikemudikan Sugiono, warga Jalan KH Achmad Dahlan, Kanigaran, Probolinggo melaju dari arah selatan ke utara atau dari Manyaran menuju Kalibanteng. Sampai di tikungan depan SMP Negeri 19 Semarang yang jalannya menurun, truk mengalami oleng.

Pengemudi truk pun panik hingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Akibatnya, truk hilang kendali hingga menabrak mobil Lexus di depannya yang disopiri Umar Merantiwo, warga Jalan Griya Payung Indah, Banyumanik. Saat kejadian, mobil warna hitam bernopol B 700 BB itu melaju dari arah barat ke timur keluar dari jalan perkampugan samping Swalayan Ramai. “Mobil hitam itu mau ke Jalan Abdulrahman Saleh belok kiri. Belum sampai belok, keburu ditabrak truk tronton tersebut,” ujar warga sekitar, Junaedi,.

Usai nabrak mobil Lexus, truk langsung menabrak pedagang durian, kemudian menyambar konter handphone milik Hendro, serta warung es kelapa muda milik Sulistyowati. Truk juga menabrak motor Yamaha Mio nopol H 5466 YY yang dikendarai Bunga Sri Rejeki, warga Jalan Candi Pawon Timur, Manyaran, Semarang Barat; Honda Vario nopol H 2774 AFW yang dikendarai korban tewas Risda Fajar Kurniawati, warga Jalan Srinindito, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, serta Yamaha Jupiter nopol H 5674 CY, yang hingga kini belum diketahui identitas pengendaranya. Saat kejadian, ketiga motor tersebut terparkir di depan warung es kelapa muda. Truk baru berhenti setelah menabrak pohon depan warung es kelapa muda tersebut. “Penjual es degan, itu informasinya meninggal. Tadi di depan warung es degan juga ada dua anak SMP, satunya di atas motor. Dia meninggal di tempat, satunya luka-luka,” bebernya.