Sulap Septic Tank Komunal Jadi Spot Instagramable

588
JADI SPOT FOTO: Kepala DPRKP Ari Yudianto didampingi Camat Limpung Windu Suriadji, Kades Kalisalak Suwondo dan Ketua KSM Nur Faizin duduk di taman yang berada di atas septic tank komunal berbentuk taman di Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung. (Lutfi hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
JADI SPOT FOTO: Kepala DPRKP Ari Yudianto didampingi Camat Limpung Windu Suriadji, Kades Kalisalak Suwondo dan Ketua KSM Nur Faizin duduk di taman yang berada di atas septic tank komunal berbentuk taman di Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung. (Lutfi hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Dukuh Gumingsir Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung, memiliki septic tank yang bisa menjadi spot foto menarik. Sebab, di atas saptic tank tersebut terdapat taman bermain yang instagramable.

Jika pada umumnya septic tank komunal dibuat standar kotak dan bentuk yang tidak menarik. Sangat berbeda dengan lokasi ini, dibuat dengan desain yang unik dan penuh warna-warna, nampak seolah bahwa taman ini bukan tempat pembuangan kotoran manusia.

“Idenya dari para pemuda kami, yang menginginkan suasana menarik. Serta ingin mengubah image septic tank yang kotor menjadi indah,” kata Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat setempat Nur Faizin, Selasa (9/1).

Septic tank raksasa berukuran 28 x 9 x 3 meter ini, dibangun selama 4 bulan di atas tanah desa. Untuk membangun keseluruhan septic tank dan taman, total menghabiskan dana Rp 600 juta yang berasal dari DAK Sanitasi dan swadaya masyarakat setempat.

Konsep awal, memang ingin membuat orang tidak mengira sedang berada di atas septic tank. Sehingga bagian atasnya dibangun lebih artistik menyerupai taman dengan polesan cat warna-warni yang berani.

Taman lapang tersebut dicat warna hijau segar, menyesuaikan sekelingnya yang masih asri yang ditumbuhi berbagai tumbuhan dan pepohonan besar. Sekelilingnya dibuat pot bunga dan kursi taman dari semen serta pagar pengaman yang tak kalah indah. Berada di tepi sungai Gambuan dan jalan utama desa setempat, serta tidak jauh dari lokasi tersebut ada bendungan dan hutan rimbun, melengkapi keiandahan taman septic tank ini.

Kades Kalisalak Suwondo menambahkan, Dukuh Gumingsir dihuni 170 kepala keluarga. Dan sebenarnya setiap rumah di Dukuh Gumingsir sudah mempunyai septic tank tapi tidak sehat karena hampir semuanya berdekatan dengan sumur.

“Hunian yang padat, membuat warga buat septic tank dekat sumur, dan ini tidak sehat. Untuk itu kami mengajukan dana pembuatan septictank komunal ini,” jelasnya. Rencananya nanti setiap tahun, septic tank tersebut akan dikuras untuk menghindari endapan yang berlebihan dan mengeras.

Kepala Dinas Perumhan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang Ari Yudi turut memuji inovasi ini. Bahkan, pihaknya memliki ide dengan merencanakan membuat 6 septic tank yang inovatif sejenis di beberapa desa lain. “Pesan kami jika sudah indah mohon dijaga agar bisa dimanfaatkan selama mungkin,” harap Ari. (han/sct/zal)