Siapkan Rp 1 M Untuk Ahli Waris

833
SANTUNAN : Warga Desa Sumub Lor, Sragi, saat mengambil dana satunan kematian di Dinas Sosial, Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
SANTUNAN : Warga Desa Sumub Lor, Sragi, saat mengambil dana satunan kematian di Dinas Sosial, Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Sosial, memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp 1,9 miliar. Santunan kematian yang diberikan kepada warga miskin, yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT),Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Yoyon Ustar Hidayat, mengungkapkan bahwa pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi telah disalurkan santunan dana kematian kepada warga miskin sebesar Rp 1,9 miliar, selama tahun anggaran 2017.

Sebelumnya Dinas Sosial melakukan verifikasi kepada para calon penerima bantuan atau ahli waris. Hal tersebut untuk memastikan agar bantuan tepat sasaran.

“Santunan ini diberikan dengan catatan, bahwa mereka yang meninggal dunia adalah warga miskin, karena pada prinsipnya santunan ini diberikan untuk membantu meringankan biaya pemakaman, saat anggota keluarganya meninggal,” ungkap Yoyon.

Yoyon menyebutkan bahwa santunan kematian bisa diajukan paling lambat 40 hari, setelah warga miskin yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk Kabupaten Pekalongan meninggal dunia.  Tahun 2018 ini, pemkab telah menganggarkan dana santunan kematian sebesar Rp 1 miliar untuk 1.000 ahli waris.

“Untuk pengajuan dana kematian ini, ahli waris dari masyarakat miskin yang meninggal bisa datang langsung ke Dinas Sosial dengan membawa persyaratan mengisi formulir permohonan santunan, dilengkapi surat kematian  dan pengantar dari desa setempat. Setelah itu akan kami verifikasi, dan proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Yoyon.

Sementara itu, Rabin, 42, warga Desa Sumub Lor, Kecamatan Sragi, penerima dana santunan kematian, menyampaikan bahwa santunan kematian ini sangat membantu sekali bagi keluarganya, disamping untuk membiayai kematian, juga bisa untuk mengadakan pengajian pada malam harinya.

“Saya sangat senang dengan kepedulian dari pemerintah, untuk warga miskin seperti kami ini. Santunan ini sangat meringankan kami, “ ujar Rabin. (thd/zal)

Silakan beri komentar.