DILANTIK – Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz saat melantik 12 pejabat baru dan mengambil sumpah 35 Kepala Sekolah. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
DILANTIK – Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz saat melantik 12 pejabat baru dan mengambil sumpah 35 Kepala Sekolah. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak 35 kepala sekolah (Kepsek) dan 12 pejabat administrasi Pemkot Pekalongan dimutasi, Rabu (10/1). Terdiri dari  4 kepsek SMP dan 31 kepsek SD.

“Kepala sekiolah yang promosi ada 18 orang,  yakni 2 di tingkat SMP dan 16 di tingkat SD. Sedangkan yang rotasi berjumlah 17 yakni 2 SMP dan 15 SD,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekalongan, Budiyanto.

Sementara, pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut yakni pejabat administrator dan pengawas. “Salah satunya Direktur RSUD Bendan,” imbuhnya.

Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz dan dihadiri Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab, Sekda Sri Ruminingsih dan para Kepala OPD. Proses pelantikan di ruang Amarta Komplek Setda Kota Pekalongan.

H.M Saelany menuturkan bahwa proses mutasi dan promosi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan merupakan salah satu manajemen pengembangan pola karier ASN. Dengan tujuan untuk menciptakan sebuah manajemen ASN yang baik, sehingga diharapkan dapat menghasilkan ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, berintegritas dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Yang kami tekankan bahwa ASN harus mempunyai profesionalitas, memiliki nilai dasar, etika profesi dan berintegritas,” kata wali kota. (han/zal)