33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Tinggal Sendiri, Nadiro Meninggal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Seorang wanita yang tinggal di Jalan Pelita I RT 2/10 Perum Buaran Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Nadiro, 70, ditemukan dalam meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa sore (9/1) kemarin. Belum diketahui penyebabnya, polisi menunggu hasil visum.

Dari keterangan sejumlah saksi dan tetangganya, korban diketahui terakhir keluar rumah pada Sabtu (6/1) kemarin. “Saya sempat menyapa Bu Nadiro, mau kemana. Itu terakhir saya ketemu,” ucap tetangga korban yang tidak mau disebut namanya.

Saat ketemu tersebut, kata tetangganya, korban tidak mengeluh sedang menderita suatu penyakit. Selama ini juga, korban hidup sendiri di rumah tersebut. Anaknya tinggal di Ambokembang Kedungwuni atau hanya berjarak 3 kilometer dari rumah korban.

Namun karena beberapa hari tidak keluar rumah, para tetangga korban mulai curiga. Selain itu, dari dalam rumah mengeluarkan bau busuk hingga ke jalan kampung.

Warga kemudian melaporkan kepada petugas polsek Pekalongan Selatan. Atas laporan tersebut, warga bersama membuka pintu rumah secara paksa. Ternyata, korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Junaedi menjelaskan bahwa awal mula diketahui peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk di sekitaran rumah korban.

“Setelah dapat laporan warga, petugas segera menuju TKP. Terpaksa pintu kami dobrak. Korban meninggal di dalam kamarnya, sudah dalam kondisi membusuk,” jelasnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, selama ini  Nadiroh hidup seorang diri. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama 3 hari. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban dievakuasi oleh petugas kepolisian yang dibantu tim BPBD dan SAR Kota Pekalongan ke RSUD Bendan untuk divisum. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Simulasi UNBK, Numpang Sekolah Lain

MUNGKID - Seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di Kabupaten Magelang serentak mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 27-28 Februari...

Penyerapan APBD Kabupaten Semarang Masih Rendah

UNGARAN – Penyerapan dana APBD 2017 Kabupaten Semarang dinilai masih sangat rendah. Menurut Bupati Semarang Mundjirin, ada beberapa hal yang menyebabkan penyerapan APBD di...

Mahasiswi FK Unissula Tewas Terlindas Truk

SEMARANG - Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) tewas mengenaskan akibat terlindas truk bermuatan pupuk organik. Kecelakaan tragis itu terjadi...

Pelajar Perlu Pahami Hukum

WONOSOBO – Sedikitnya 175 pelajar SMP dan SMA, mahasiswa, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), pengawas sekolah, guru bimbingan konseling, pengurus Korpri, kepala UPT Dikpora...

Hari Ini, Pameran AITE Dibuka Gubernur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jateng-DIY akan menyelenggarakan pameran Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) 2018 di Mal Paragon, 20-22...

Pejabat yang Tak Ingin Ditakuti

RADARSEMARANG.COM - Tidak hanya ulet, Ihwan juga sosok yang pantas disebut bijaksana. Meski sudah punya banyak pengalaman di birokrasi dan menjabat sebagai Kepala Organisasi...