EVAKUASI : Mayat korban meninggal di dalam rumah saat dibawa tim Dokkes dan BPBD Kota Pekalongan ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan visum. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVAKUASI : Mayat korban meninggal di dalam rumah saat dibawa tim Dokkes dan BPBD Kota Pekalongan ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan visum. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Seorang wanita yang tinggal di Jalan Pelita I RT 2/10 Perum Buaran Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Nadiro, 70, ditemukan dalam meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa sore (9/1) kemarin. Belum diketahui penyebabnya, polisi menunggu hasil visum.

Dari keterangan sejumlah saksi dan tetangganya, korban diketahui terakhir keluar rumah pada Sabtu (6/1) kemarin. “Saya sempat menyapa Bu Nadiro, mau kemana. Itu terakhir saya ketemu,” ucap tetangga korban yang tidak mau disebut namanya.

Saat ketemu tersebut, kata tetangganya, korban tidak mengeluh sedang menderita suatu penyakit. Selama ini juga, korban hidup sendiri di rumah tersebut. Anaknya tinggal di Ambokembang Kedungwuni atau hanya berjarak 3 kilometer dari rumah korban.

Namun karena beberapa hari tidak keluar rumah, para tetangga korban mulai curiga. Selain itu, dari dalam rumah mengeluarkan bau busuk hingga ke jalan kampung.

Warga kemudian melaporkan kepada petugas polsek Pekalongan Selatan. Atas laporan tersebut, warga bersama membuka pintu rumah secara paksa. Ternyata, korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Junaedi menjelaskan bahwa awal mula diketahui peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk di sekitaran rumah korban.

“Setelah dapat laporan warga, petugas segera menuju TKP. Terpaksa pintu kami dobrak. Korban meninggal di dalam kamarnya, sudah dalam kondisi membusuk,” jelasnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, selama ini  Nadiroh hidup seorang diri. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama 3 hari. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban dievakuasi oleh petugas kepolisian yang dibantu tim BPBD dan SAR Kota Pekalongan ke RSUD Bendan untuk divisum. (han/ida)