PKS Abstain Usung Calon

792
M. ANANTYO WIDODO-Wakil Ketua DPD PKS Temanggung (Nomor 2 dari kiri)
M. ANANTYO WIDODO-Wakil Ketua DPD PKS Temanggung (Nomor 2 dari kiri)

“Kami akan menentukan sikap dalam waktu yang tidak ditentukan. Bisa jadi menjelang coblosan.”

Anantyo Widodo

RADARSEMARANG.COM – PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) Temanggung, tidak memiliki teman koalisi untuk mengusung pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati pada Pilkada Temanggung kali ini. Ketua Desk Pilkada DPD PKS Temanggung M. Anantyo Widodo dalam konferensi pers di sebuah rumah makan di Temanggung, Selasa (9/1) kemarin menyampaikan, pengurus DPD sepakat hanya menjadi pendukung, bukan parpol pengusung.

Wakil Ketua DPD PKS Temanggung itu menjelaskan, awalnya PKS sepakat mengusung Farid Nurrohman. Namun, di detik-detik akhir, pemenuhan surat rekomendasi untuk Farid tidak mencukupi. PKS pun tidak mendapatkan teman koalisi, sehingga tidak bisa mendaftarkan sebagai bacabup. “Karena tidak cukup, maka PKS perlu mengalihkan dukungan kepada calon lain.”

Untuk diketahui, Pilkada Temanggung bakal diikuti tiga paslon. Koalisi PDIP dan PKB mengusung Bambang Sukarno-M. Matoha. Berikutnya, koalisi PPP, Golkar, Gerinda dan PAN, mengusung paslon Muhammad Al Khadziq-Heri Ibnu Wibowo. Sedangkan koalisi Nasdem, Hanura, Demokrat, mengusung Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi.

Lantas, PKS akan mendukung calon yang mana? Widodo menegaskan, hingga kini DPD belum menentukan sikap. Menurut dia, PKS perlu mempelajari visi dan misi para calon yang ada.

“Kami akan menentukan sikap dalam waktu yang tidak ditentukan. Bisa jadi menjelang coblosan. Kami akan terus melakukan konsolidasi ke seluruh kader dan simpatisan PKS. Apapun keputusannya, pasti akan diikuti.”

Widodo mengklaim, PKS memiliki kader yang loyal kepada partai. “Di Temanggung, meski hanya mempunyai 3 kursi, suaranya cukup lumayan, 26 ribu hasil Pileg 2014 lalu. Dua puluh enam ribu tersebut, sangat berarti untuk menambah dukungan bagi pasangan calon agar bisa menang.” (san/isk)