Mertua Kadung Sakit Hati

551
INGKAR JANJI : Tersangka Ateng Wahyudi setelah ditangkap dan ditahan di Polsek Kebumen. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)
INGKAR JANJI : Tersangka Ateng Wahyudi setelah ditangkap dan ditahan di Polsek Kebumen. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN — Ateng Wahyudi, 47, mertua AB, 25, kadung sakit hati lantaran ditipu mentah-mentah oleh pria yang baru saja menikahi putrinya. Karena itu, baik Ateng dan anaknya, tak sudi menjenguk AB yang kini meringkuk di sel tahanan Polsek Kebumen.

Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Kedu kemarin, AB ditangkap polisi atas laporan Teguh, pemilik dekorasi pengantin. AB tidak sanggup membayar jasa dekorasi pengantin. Belakangan diketahui, AB juga menipu mertuanya, dengan memberikan mahar pengantin berupa emas palsu.

Tidak hanya itu, janji AB untuk mengganti biaya resepsi kepada mertua, juga tak kunjung dilakukan. Karenanya, sang mertua juga melaporkan perbuatan menantu barunya itu ke polisi. AB merupakan warga Desa Bumirejo, Kecamatan Kebumen. Proses hukum kasus ini terus bergulir. Status AB bahkan sudah menjadi tersangka.

Ateng mengaku tidak suai menemui tersangka karena telanjur sakit hati. “Bapak Ateng enggan menemui AB karena merasa sudah dilecehkan,” terang Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Kebumen Iptu Mardi. Tersangka, ungkap Mardi, memberikan emas kawin imitasi saat pernikahan. Malah, agar AB bisa menikahi putrid Ateng, tersangka janji akan membiayai pernikahan sebesar Rp 150 juta. Namun AB mengingkarinya.

“Laporan yang pertama kali masuk adalah kasus penipuan tentang emas kawin serta biaya pernikahan dari pihak pengantin wanita. Selanjutnya, pihak dekor juga melaporkan AB ke kami, karena dugaan penipuan juga.” Selaku orang tua mempelai perempuan, Ateng menginginkan pembatalan pernikahan. Sebab, pernikahan tidak sah karena persyaratan diingkari. “Setelah peristiwa tersebut, Ateng akan mengurus ke Pengadilan Agama terkait status putrinya.” (jpg/isk)