Mayat Janin Bayi Diotopsi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Polisi terus mendalami penemuan mayat janin bayi yang ditemukan warga Dusun Clorong Desa Tlogosono, Kecamatan Gebang. Untuk itu, kemarin, Tim Biddokes Polda Jawa Tengah telah menerjunkan tim untuk mengotopsi mayat janin tersebut.

Otopsi dilakukan untuk menguak, apakah ada unsur tindak pidana dalam kasus pembuangan janin tersebut. Saat ini, janin bayi disimpan di kamar mayat RS Dr Tjitrowardoyo. Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH mewakili Kapolres AKBP Teguh Tri Prasetya SIK mengaku belum bisa menyimpulkan; apakah ada tindak kejahatan atau tidak dalam kasus tersebut.

Pihaknya masih menunggu hasil otopsi Biddokes Polda. Kata Kholid, pihaknya tengah menggali fakta, apakah janin keluar sendiri karena masalah kesehatan pada ibunya atau sengaja dipaksakan lewat aborsi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kedu, mayat janin tersebut ditemukan oleh penggali kubur warga Dusun Clorong di makam setempat pada Minggu (7/1) pagi. Warga kaget ketika cangkul penggali kubur mengenai kardus. Saat kardus dibuka, ternyata berisi janin bayi dan pakaian dalam seorang perempuan, terbungkus dalam plastik hitam.

Warga lantas melapor ke perangkat desa setempat. Laporan diteruskan ke Polsek Gebang dan dilanjutkan proses evakuasi. “Pengamatan awal dari tim medis Puskesmas dan dikuatkan dokter, janin diperkirakan sudah lebih dari sepuluh hari, dikubur dalam tanah.” (jpg/isk)

Berita sebelumyaPKS Abstain Usung Calon
Berita berikutnyaFokus 3 Tahun Terakhir
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Enam Tagline RPJMD Kendal

KENDAL-Setelah melalui proses perdebatan alot, Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akhirnya disetujui. Ada enam poin yang menjadi arah kebijakan pembangunan yang harus...

Global Elektronik Gelar Diskon Besar-besaran

SEMARANG - Dalam rangka menyambut hari belanja online, Global Elektronik Selasa (12/12) menghadirkan berbagai kemudahan transaksi, dan penawaran menarik. Selain itu juga digelar korting...

Rawan Tumbang Pohon Dipangkas

TEMANGGUNG – Puluhan pohon pelindung di sejumlah titik jalan protokol Kabupaten Temanggung dipangkas. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang akibat angin kencang dan...

Pungutan SMA 1, Diduga Rp 4 Juta

Dewan Dapat Laporan SALATIGA—Kalangan dewan prihatin, masih adanya pungutan kepada siswa baru. Mereka meminta kepada Dinas Pendidikan Pemkot Salatiga untuk tegas dan memberikan sanksi kepada...

More Articles Like This

- Advertisement -