Layanan UPTSA DPMPTSP Terkendala OPD

213

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Rencana Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kendal mengembangkan layanan satu atap mengalami kendala. Lantaran masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang enggan membuka layanan di kantor DPMPTSP.

Menurut Kepala DPMPTSP Kendal, Soepardjan, saat ini masih ada beberapa OPD yang belum bisa menempatkan tenaganya di DPMPTSP. Karena itu, masih diperlukan forum untuk mengintegrasikan OPD terkait, seperti dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Tenaga Kerja. “Sehingga cita-cita Bupati Mirna untuk percepatan izin melalui UPTSA ini bisa terwujud,” tambahnya.

Diakuinya, DPMPTSP Kendal tahun ini memperoleh peringkat 6 terbaik se Jateng dalam hal pemberian peningkatan pelayanan perizinan. Bahkan dari monitoring Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) pelayanan meningkat 91,6 persen.

“Peningkatan tersebut bisa dikembangkan lagi dengan mengembangkan model perizinan UPTSA. Sehingga dapat melayani kepentingan masyarakat dalam mengurus perizinan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, prinsip pelayanan publik yaitu kesederhanaan prosedur, kejelasan, kepastian waktu, akurasi keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan dan keramahan serta kenyamanan. “Dimana pelayanannya bisa selesai dalam satu kali tempo dan tempat. Jadi pemohon tidak perlu kesana-kesini seperti yang terjadi saat ini. UPTSA ini semacam koordinasi antara OPD sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan dalam satu tempat,” tuturnya, kemarin.

Diakuinya, sejak dilakukan terobosan dalam perizinan online atau layanan Dianter, sejauh ini masih minim yang menggunakannya. Meski begitu, pihaknya terus melakukan perbaikan dalam menambah jumlah pelayanan perizinan online. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here