Awal Tahun, Asuransi Manulife Luncurkan Education Protector

675
PRODUK BARU: Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie, Direktur & Chief Marketing Officer Novita Rumngangun, Presdir & CEO Jonathan Hekster, dan Chief Distribution Officer John Curtis saat peluncuran Manulife Education Protector (MEP), kemarin. (ISTIMEWA)
PRODUK BARU: Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie, Direktur & Chief Marketing Officer Novita Rumngangun, Presdir & CEO Jonathan Hekster, dan Chief Distribution Officer John Curtis saat peluncuran Manulife Education Protector (MEP), kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – PERUSAHAAN asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membidik pertumbuhan dua digit tahun ini. Hal itu melihat kondisi pasar asuransi di Indonesia yang masih potensial, meskipun berada di era tahun politik.

“Pertumbuhan dua digit jelas kami incar. Kami sudah lebih dari 30 tahun di Indonesia, sudah melewati banyak masa, jadi tahun politik tidak akan terlalu berpengaruh. Kami tetap optimistis tren penjualan Manulife tidak lesu,” ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster di sela-sela acara peluncuran produk baru Manulife Education Protector (MEP), Selasa (9/1) siang.

Hekster optimistis, tahun ini perekonomian Indonesia tetap tumbuh, sehingga penjualan produk asuransi tetap sehat. Hal itulah yang membuat Manulife Indonesia menghadirkan produk MEP pada awal tahun. Produk itu merupakan produk kolaborasi unit link dan tradisional yang memberikan proteksi sekaligus jaminan investasi pasti.

Ia mengaku, kinerja Manulife Indonesia terus membaik tiap tahunnya. Pada 2017 lalu, kata Hekster, Manulife Indonesia mencetak pencapaian yang bagus. Namun, ia enggan merinci berapa besar pencapaian yang diraih pada 2017. Pencapaian yang bagus juga diyakini akan terjadi tahun ini.

Tentang produk terbaru, Hekster menjelaskan, MEP adalah produk reguler unit link yang dihadirkan untuk membantu para orang tua mempersiapkan dana pendidikan bagi anak mereka. Produk itu didistribusikan melalui jalur keagenan. MEP menjadi solusi terbaru untuk membantu keluarga Indonesia merencanakan tujuan finansial dengan lebih matang.

“Manfaat utama produk ini adalah ketersediaan dana pendidikan di setiap jenjang. Mulai dari sekolah dasar hingga jenjang universitas,” tutur dia.

Ia menambahkan, MEP memberi kepastian dana pendidikan saat anak berusia 18 tahun atau saat akan kuliah. Produk itu memberi manfaat edukasi hingga 170 persen dari target dana pendidikan. Nasabah dapat memilih opsi pembayaran premi 5 tahun atau 10 tahun.

“Impian setiap orang tua adalah dapat memberikan pendidikan terbaik untuk sang buah hati agar mereka dapat menjalani hidup dengan maksimal di tengah berbagai risiko kehidupan. Dengan produk ini kami membantu orang tua mempersiapkan proteksi sejak dini agar anak-anak dapat terus fokus mewujudkan impian dan aspirasi mereka,” papar Hekster.

Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie, menambahkan, dengan MEP, orangtua tidak terlalu khawatir lagi dengan masa depan pendidikan anak mereka. Produk MEP merupakan produk unik pertama di Indonesia yang memberi jaminan pendidkan anak dan pensiun orang tuanya.“Para orang tua butuh perencanaan finansial yang tepat. Dengan adanya jaminan biaya pendidikan untuk persiapan kuliah dari Manulife Education Protector, orang tua akan lebih tenang dan percaya diri bahwa anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan terbaik,” ujar dia.

Ny Olin, salah satu orang tua penyanyi cilik yang hadir di acara peluncuran MEP menjelaskan, sebagai orang tua, ia tentu ingin memberi pendidikan terbaik buat anak. Makanya, menurut dia, produk asuransi pendidikan sangat baik. “Sebagai orang tua, saya menyambut baik produk asuransi seperti ini, soalnya dana pendidikan sangat penting dan itu kunci utama bagi anak untuk meraih cita-cita,” tambahnya. (bis/aro)

Silakan beri komentar.