33 C
Semarang
Jumat, 17 Juli 2020

Masalah Pelik Sampah Elektronik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – LIHAT berbagai data dan angka di atas cukup bikin kamu terkejut nggak? Yep, selama ini perhatian kita tercurah buat mengatasi masalah sampah plastik. Ternyata diam-diam ada potensi pencemaran sampah lain yang sering dilupakan. Sebelum makin terlambat untuk mengatasinya, yuk pelajari apa dan udah separah apa masalah sampah elektronik! Simak juga penjelasan langsung dari Dewi Dwirianti ST MEng, praktisi teknik lingkungan bidang AMDAL dan Solid Waste Management and Sanitation, yang superexpert di bidangnya! (thebalance/scribd/unep/irm/c22/nrm)

Apa sih Sampah Elektronik Itu?

Sama kayak sampah lainnya, sampah elektronik (biasa juga dikenal dengan sebutan e-waste atau e-scrap) merujuk pada benda-benda elektronik yang rusak, usang, atau nggak terpakai. ’’E-waste adalah peralatan elektronik yang dibuang dan tidak digunakan. Termasuk semua komponen, bagian rakitan, dan bahan habis suatu produk,’’ jelas Dewi. Adapun peralatan elektronik yang dimaksud adalah peralatan yang membutuhkan arus listrik atau medan elektromagnet untuk bekerja secara normal.

Kenali Jenis-jenisnya!

Meski sebenarnya sampah elektronik dekat banget sama kehidupan sehari-hari, 58 persen Zetizen malah nggak tahu loh apa e-waste itu. Nah, ada setidaknya delapan kategori jenis sampah elektronik yang dikenal. Pertama, peralatan rumah tangga besar yang terdiri atas kulkas, mesin cuci, dan AC. Kedua, peralatan rumah tangga kecil seperti magic com dan kipas angin. Ketiga, peralatan IT dan alat telekomunikasi seperti handphone.

Selanjutnya, peralatan pencahayaan seperti lampu dan senter juga masuk kategori sampah elektronik loh. Ada juga kategori peralatan listrik dan elektronik seperti TV, komputer, pemutar musik dan film, keyboard, mouse, laptop, serta printer. Alat olahraga, instrumen kesehatan, dan instrumen monitoring seperti CCTV adalah tiga kategori lainnya.

 Separah Apa Kondisinya?

Masalah sampah elektronik saat ini bisa dibilang jadi masalah global yang nggak boleh disepelekan. Asia jadi benua penyumbang e-waste terbesar. Salah satunya disebabkan produksi perangkat elektronik yang superpesat. Tiongkok bahkan tercatat membuang hingga 160 juta perangkat elektronik tiap tahun. Kurangnya pengetahuan memperlakukan alat elektronik bekas makin memperparah masalah tersebut.

Selanjutnya, di Indonesia sendiri, masalah e-waste juga nggak kalah mengkhawatirkan. Di Surabaya yang merupakan salah satu kota terbesar, misalnya, jumlah potensi timbunan sampah elektronik yang dihasilkan rumah tangga pada 2012 rata-rata 3,90 kg/orang/tahun. ’’Jadi, kalau 2017 penduduk Surabaya berjumlah 3.057.766 jiwa, potensi limbah elektronik yang dihasilkan mencapai 11.925 ton/tahun,’’ tutur Dewi. Wow!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Proyek SORR Jalan di Tempat

SEMARANG- Proyek Semarang Outer Ring Road (SORR) atau Jalan Lingkar Luar Semarang kembali disorot. Pasalnya, proyek yang sudah dicanangkan sejak 2010 silam ini hingga...

Hadirkan Artis Ibu Kota

DEMAK - Pasar rakyat Grebeg Besar di lapangan Tembiring Jogo Indah mulai dilaksanakan hingga 10 September mendatang. Selain diramaikan dengan berbagai wahana mainan juga...

Sutradarai Film Pendek

ISTI Sri Pangesti selain pernah bermain film FTV Ramadan, juga pernah menjadi sutradara film pendek berjudul Percik Emas dari Kaki Gunung. Gadis kelahiran Kuningan...

Tolak Aksi Rohingya di Candi Borobudur

MUNGKID— Rencana aksi peduli Rohingya yang akan dilakukan oleh sejumlah organisasi Islam di kawasan Candi Borobudur pada 8 September medatang, akhirnya batal. Selain lokasi...

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Ingatkan Tak Potong Ternak Ruminansia

WONOSOBO–Hewan-hewan kurban yang dijual di sejumlah pasar hewan, kemarin, didatangi tim dari Dinas Pangan Pertanian Perikanan dan Peternakan. Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Bidang...