Adopsi Gerilya Ala Jenderal Soedirman

Ketua Tim Pemenangan Pak Dirman, Ali Khamdi

440
Ali Khamdi (IST)
Ali Khamdi (IST)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tim pemenangan calon Gubernur Jateng, Sudirman Said terus mematangkan strategi untuk memenangkan mantan Menteri ESDM tersebut. Salah satu strateginya mengadopsi konsep gerilya Jenderal Sudirman. Sementara tim pemenangan Sudirman Said dijuluki sebagai tim Perjuangan Merah Putih.

Ketua Tim Pemenangan Pak Dirman, Ali Khamdi mengatakan, bahwa semangat yang dibangun Pak Dirman dalam Pilgub Jateng adalah gerakan bersama masyarakat. Artinya semua orang harus dilibatkan agar bisa bareng-bareng untuk memenangkan Pilgub Jateng.

“Dalam teori gerilya, dikatakan bahwa tidak mungkin suatu perjuangan gerilya dapat bertahan dan mencapai kemenangan jika tidak bersatu dengan warga,” katanya, Senin (8/1), kemarin.

Ia menambahkan, pengadopsian strategi gerilya Jenderal Sudirman juga dalam rangka melakukan perlawanan pada kekuatan besar. Hal itu dibutuhkan, mengingat calon yang dilawan merupakan incumbent. “Yang dilawan sama-sama orang yang sedang berkuasa, yang memiliki kekuatan besar,” ujarnya.

Strategi utama, kata dia, adalah penerapan strategi supit urang. Penggunaan itu tidak lain untuk memompa semangat masyarakat untuk meraih perubahan.

“Strategi supit urang atau udang merupakan strategi perang yang digunakan oleh Kolonel Soedirman untuk mengusir Sekutu dari Ambarawa,” tambahnya.

Supit Udang itu sendiri dijalankan oleh Kolonel Soedirman setelah prajurit kepercayaannya yaitu Letkol Isdiman meninggal dunia. Letkol Isdiman meninggal dunia di desa kelurahan, Jambu karena terkena serangan bom udara oleh Sekutu saat berangkat menuju Ambarawa.

Setelah kejadian itu, Kolonel Soedirman pun turun tangan untuk menyingkirkan sekutu dari Ambarawa. Dari situlah strategi “Supit Udang” muncul. Nama Supit Udang berasal dari bahasa pewayangan yang artinya kepungan.

“Jadi, strategi Supit Udang itu digunakan dengan maksud untuk mengepung Sekutu agar beranjak dari bumi Ambarawa. Kondisinya hampir sama dengan Pilgub ini,” tegasnya. (fth/zal)