Perkuat Tanggul, Tanam Pohon di Bantaran Sungai

499
TANAM POHON : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah Kurnia Zauharoh menanam pohon ditanggul Sungai Tuntang, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANAM POHON : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah Kurnia Zauharoh menanam pohon ditanggul Sungai Tuntang, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Para pelajar yang tergabung dalam Saka Kalpataru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kemarin menanam ratusan pohon mahoni dan tunas pohon kelapa di bantaran Sungai Tuntang, tepatnya di Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah. Selain untuk memperkuat tanggul sungai, penanaman pohon ini sebagai wujud kepedulian Saka Kalpataru dalam melestarikan lingkungan dengan kegiatan penghijauan.

Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinas LH Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Berbahaya Beracun, Kurnia Zauharoh memimpin penanaman tersebut. Pembina Krida 3 R Saka Kalpataru Dinas LH, Syafril Jalal mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari program kemah hijau yang dilaksanakan di halaman SDN 1 Ploso selama dua hari. “Kemah hijau diikuti 70 peserta dari 7 SMPN di Demak. Selama kegiatan ini, kami kenalkan peserta dengan lebih peduli pada lingkungan,” katanya, kemarin.

Kabid Pengelolaan Sampah, Kurnia Zauharoh mengatakan bahwa ada 120 pohon mahoni dan 30 tunas kelapa yang ditanam di sepanjang tanggul Kali Tuntang tersebut. Penanaman itu diperlukan agar posisi tanggul yang rawan jebol akibat arus deras sir sungai bisa dicegah sejak dini. “Kami kerahkan adik-adik dari Saka Kalpataru ini agar mereka tahu pentingnya peduli pada lingkungan,” ujar dia.

Kepala Dinas LH, Agus Musyafa menambahkan bahwa bibit pohon termasuk tunas kelapa yang ditanam didapatkan dari para pegawai negeri sipil (PNS) yang sebelumnya naik pangkat atau golongan. Penyerahan pepohonan itu sebagai salah syarat kenaikan pangkat di lingkungan Pemkab Demak. “Jadi, setiap ada kenaikan pangkat, maka wajib menyerahkan bibit pohon untuk penghijauan,” katanya.

Bupati Demak HM Natsir mengungkapkan, kegiatan Saka Kalpataru dinilai sangat membantu upaya Pemkab Demak merevitalisasi lingkungan. “Ini termasuk kesiapan kita untuk meraih Adipura,” kata bupati.

Menurutnya, melestarikan lingkungan menjadi kewajiban semua elemen masyarakat. Karena itu, menguatkan tanggul sungai dengan penanaman pohon juga diharapkan dapat mencegah bencana banjir di kemudian hari. (hib/sct/ida)