33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Perkuat Tanggul, Tanam Pohon di Bantaran Sungai

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Para pelajar yang tergabung dalam Saka Kalpataru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kemarin menanam ratusan pohon mahoni dan tunas pohon kelapa di bantaran Sungai Tuntang, tepatnya di Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah. Selain untuk memperkuat tanggul sungai, penanaman pohon ini sebagai wujud kepedulian Saka Kalpataru dalam melestarikan lingkungan dengan kegiatan penghijauan.

Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinas LH Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Berbahaya Beracun, Kurnia Zauharoh memimpin penanaman tersebut. Pembina Krida 3 R Saka Kalpataru Dinas LH, Syafril Jalal mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari program kemah hijau yang dilaksanakan di halaman SDN 1 Ploso selama dua hari. “Kemah hijau diikuti 70 peserta dari 7 SMPN di Demak. Selama kegiatan ini, kami kenalkan peserta dengan lebih peduli pada lingkungan,” katanya, kemarin.

Kabid Pengelolaan Sampah, Kurnia Zauharoh mengatakan bahwa ada 120 pohon mahoni dan 30 tunas kelapa yang ditanam di sepanjang tanggul Kali Tuntang tersebut. Penanaman itu diperlukan agar posisi tanggul yang rawan jebol akibat arus deras sir sungai bisa dicegah sejak dini. “Kami kerahkan adik-adik dari Saka Kalpataru ini agar mereka tahu pentingnya peduli pada lingkungan,” ujar dia.

Kepala Dinas LH, Agus Musyafa menambahkan bahwa bibit pohon termasuk tunas kelapa yang ditanam didapatkan dari para pegawai negeri sipil (PNS) yang sebelumnya naik pangkat atau golongan. Penyerahan pepohonan itu sebagai salah syarat kenaikan pangkat di lingkungan Pemkab Demak. “Jadi, setiap ada kenaikan pangkat, maka wajib menyerahkan bibit pohon untuk penghijauan,” katanya.

Bupati Demak HM Natsir mengungkapkan, kegiatan Saka Kalpataru dinilai sangat membantu upaya Pemkab Demak merevitalisasi lingkungan. “Ini termasuk kesiapan kita untuk meraih Adipura,” kata bupati.

Menurutnya, melestarikan lingkungan menjadi kewajiban semua elemen masyarakat. Karena itu, menguatkan tanggul sungai dengan penanaman pohon juga diharapkan dapat mencegah bencana banjir di kemudian hari. (hib/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Voli Indoor Gagal Pertahankan Emas

SEMARANG – Harapan tim bola voli indoor Jateng untuk mempertahankan emas yang telah diraih pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) sebelumnya pupus sudah. Di...

Layanan Keuangan Digital dalam Implementasi Inklusi Keuangan

RADARSEMARANG.COM - Sektor jasa keuangan adalah salah satu sektor penting dalam perekonomian suatu wilayah. Untuk itu, keberadaan bank dan lembaga keuangan menjadi hal yang...

PN Akui Bawas MA Datang

SEMARANG - Akibat melaporkan salah satu hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang bernama Lasito, Koordinator Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman diperiksa Badan...

Siswa Ngaku Senang Ikut Hizbul Wathan

MUNGKID – Sebanyak 475 siswa kelas VII dan VIII SMP Muhammadiyah Muntilan, Kabupaten Magelang, siap membela Tanah Air. Saat ini, mereka sedang mempersiapkan diri...

Pendaki Hilang Ditemukan di Jurang

SALATIGA – Pencarian besar–besaran dua pendaki yang hilang di Gunung Merbabu oleh puluhan relawan dari berbagai organisasi membuahkan hasil. Selasa (16/5) siang, kedua pendaki...

Penemu Wajan Raksasa dapat Penghargaan

PURWOREJO—Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada Widodo Hadipranoto, warga Kelurahan Kutoarjo Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo, Senin (23/1). Widodo juga mendapatkan...