Pemain Asing Belum Memikat

939
BERJIBAKU : PSIS Leandro de Oliviera da Luz mencoba pertahankan bola dari serobotan pemain Arema FC. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERJIBAKU : PSIS Leandro de Oliviera da Luz mencoba pertahankan bola dari serobotan pemain Arema FC. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – PSIS kembali meraih hasil minor dalam laga uji coba. Tim berjuluk Mahesa Jenar akhirnya menyerah 1-0 atas Arema FC dalsm laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sore (7/1) kemarin.

Itu merupakan kekalahan kedua Mahesa Jenar atas Arema setelah pada pertemuan pertama (4/1) PSIS kalah 5-3 atas tim berjuluk Singo Edan di Stadion Gajayana Malang.

Padahal sore kemarin PSIS tampil dengan skuat yang lebih komplet lantara head coach, Subangkit langsung menjajal empat legiun asing yang turun sebagai starter yaitu bek tengah Petar Planic (Serbia), gelandang Samuel Sibatuara Nainggolan (Australia) dan Kim Dong Hyeon (Korea Selatan) serta striker Leandro de Oliviera da Luz (Brazil).

Selain itu pelatih asal Pasuruan juga menjajal kiper pelamar M Ridwan. Tercatat hanya Petar Planic dan Leandro de Oliviera yang mampu tampil konsisten. Sedangkan Kim Dong Hyeon dan Samuel Sibatuara belum mampu tampil seperti yang diharapkan.

Bahkan di menit ke-22 peran Samuel Sibatuara harus digantikan oleh seorang pelamar asing lainnya yaitu Ibrahim Conteh (Sierra Leone). Di kubu tim tamu, penampilan tim Singo Edan justru lebih konsisten. Padahal coach Joko Susilo mengistirahatkan dua pemain asing Arema yaitu Arthur Cunha dan Rodrigo Ost.

Hasilnya, di menit ke-23 tim tamu mampu leading 1-0 melalui gol yang dicetak Hendro Siswanto yang memanfaatkan bola liar di sisi kanan gawang Mahesa Jenar. Kemenangan Arema 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Subangkit langsung melakukan perubahan. Seorang striker pelamar lainnya, Pavel Purishkin (Uzbekistan) diturunkan menggantikan peran Leandro de Oliviera sebagai lone striker. Begitu juga dengan kiper pelamar, Ferdiansyah juga dimasukkan menggantikan M Ridwan.

Peran Kim Dong Hyeon sebagai breaker juga digantikan oleh Hapit Ibrahim. Di pos winger, Arif Yanggi juga dimasukkan oleh Subangkit menggantikan Melcior Leideker Majefat. Kemudian winger Gustur Cahyo bek sayap Safrudin Tahar dan striker Hari Nur Yulianto juga diturunkan.

Kubu Singo Edan juga melakukan sejumlah perubahan. Joko Susilo memberi kesempatan sejumlah nama seperti Jefri Kurniawan, Juan Revi, Arthur Cunha dan kiper Utam Rusdiana untuk tampil di babak kedua.

Perubahan komposisi sebenarnya mampu memperbaiki permaianan Mahesa Jenar di babak kedua. Namun sayang beberapa peluang yang lahir melalui Pavel, Arif Yanggi dan Hari Nur gagal dimanfaatkan dengan baik sehingga kemenangan Arema 1-0 atas PSIS bertahan hingga laga usai.

Juru taktik Arema, Joko Susilo mengakui pihaknya sebgaja terus melakukan rotasi pemain di dua kali uji coba lawan PSIS kemarin.

“Karena saya sadar di kompetisi besok kami tidak bisa hanya mengandalkan pemain itu-itu saja. Makanya kami harus menyiapakan semua pemain sejak sekarang,” kata Joko.

Meski menang, Joko juga menyoroti permainan Dendi Santoso dkk yang nenurutnya masih banyak yang harus diperbaiki.

“Performa semua pemain masih perlu dimaksimalkan. Kami juga cukup mengalami kelelahan karena perjalanan jauh ke Magelang,” terangnya.

Sementara Subangkit mengakui performa tim asuhannya menurun dibanding pertemuan pertama melawan Arema. Menurutnya timnya masih perlu waktu untuk membangun chemistry antar pemain.

“Di pertemuan pertama kami menyiapkan tim sekitar 10 hari sedangkan pertandingan tadi (kemarin, red) banyak diisi oleh pemain-pemain baru sehingga mungkin belum ada chemistry antar pemain. Namun harus kami akui Arema tampil lebih berpengalaman, lebih rapi,” beber Subangkit. (bas/zal)