Pasien DBD Mulai Muncul

281

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Memasuki musim penghujan di tahun 2018 ini, masyarakat Kota Salatiga diminta untuk mewaspadai berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD). Meski di tahun 2017 hanya sebelas kasus DBD, namun masyarakat tetap harus wasapada.

“Kita tetap melakukan langkah antisipatif. Ada satu laporan dari masyarakat yang saat ini dirawat di RSU Salatiga. Namun kepastianya apakah DB atau bukan masih ditangani oleh Puskesmas, dimana pasien itu tinggal,” ujar Plt Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah.

Satu kasus itu terjadi di dukuh Cabean kecamatan Mangunsari. Pasien yang diduga terjangkit DBD masih duduk di taman kanak kanak. “Tubuhnya sempat demam tinggi selama 5 hari. Dan akhirnya dirujuk ke RSU setelah di tes darah ternyata trombositnya menurun,” jelas Mukhid, orang tua salah satu pasien.

Setelah dirawat selama 6 hari, pasien sudah pulang ke rumah dan membaik. Pihak puskesmas Mangunsari yang mendapatkan laporan sudah langsung mendatangi lokasi dan memeriksa lingkungan. Pada saat itu, diketemukan jentik nyamuk di bak mandi. Selain itu juga di lubang-lubang pemasangan bendera yang tergenang air.

Lebih jauh Zuraidah menjelaskan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi di berbagai kesempatan kepada warga untuk mengaktifkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Yakni lewat cara menutup, menguras dan mengubur (3M). “Jangan sampai ada benda-benda di sekeliling kita yang bisa dijadikan sarang nyamuk,” ujarnya.

Kota Salatiga pada 2014 lalu ditemukan adanya 9 kasus DBD. Tahun 2015 meningkat menjadi 26 kasus DBD, pada 2016 sebanyak 82 kasus dan di tahun 2017 sebanyak 11 kasus.

Sementara dalam rangka pemberantasan DBD, Pemerintah Kota Salatiga beberapa tahun lalu sudah menunjuk dua wilayah yaitu RW 2 dan RW 7 Kelurahan Sidorejo Lor sebagai kawasan percontohan bebas jentik. Pemkot memberdayakan dasawisma dalam kegiatan PSN secara rutin dan berkala. Pemilihan kelurahan Sidorejo Lor karena wilayah tersebut merupakan endemis demam berdarah, di mana selama 3 tahun berturut-turut terdapat kasus demam berdarah. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here