Fokus Kembangkan UMKM Gula Jawa

107
PRODUK UNGGULAN : Salahsatu pengrajin gula jawa di Desa Ngasinan menunjukkan hasil dari produksi mereka, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PRODUK UNGGULAN : Salahsatu pengrajin gula jawa di Desa Ngasinan menunjukkan hasil dari produksi mereka, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngasinan Kecamatan Susukan, masih fokus dengan pengembangan UMKM gula jawa. Saat ini di desa tersebut sudah ada 40 pengrajin gula jawa.

“Produksi gula jawa di sini secara manual. Hal tersebut untuk menjaga cita rasa dari gula jawa itu sendiri,” ujar Kepala Desa Ngasinan, Habib Sudarmono, Minggu (7/1).

Habib Sudarmono
Habib Sudarmono

Setidaknya, melalui UMKM gula jawa tersebut perekonomian masyarakat setempat dapat terbantu. Wilayah Kabupaten Semarang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Boyolali tersebut saat ini dikenal dengan produksi gula jawanya.

Dijelaskannya, produksi tersebut sudah dilakukan secara turun temurun. Hasil produksi langsung diambil oleh para pengepul kemudian disebarkan ke berbagai wilayah. Meski begitu, tidak sedikit dari warga luar Desa Ngasinan yang datang langsung ke produsen di rumah-rumah mereka.

Getah nira sebagai bahan baku pembuatan gula jawa diperoleh warga setempat dari kebun mereka sendiri. Meski begitu, produksi gula jawa tersebut masih tergantung dengan kondisi musim. Seperti halnya musim penghujan saat ini produksi menurun lantaran getah nira yang diperoleh juga sedikit.

“Kalau produksi dan kualitas turun, otomatis yang terjual tidak banyak dan itu pasti mengurangi pendapatan mereka,” kata Habib.

Dikatakan Habib, saat ini upaya yang dilakukan pemdes yaitu pemberian bantuan berupa alat produksi.  (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here