RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang pelajar tewas secara tragis akibat dikeroyok oleh sejumlah pemuda, di Jalan Raya Muktiharjo, Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Minggu (7/1) sekitar pukul 01.30 WIB. Dari kejadian ini, lima orang pelaku pengeroyokan telah diamankan.

Korban tewas diketahui bernama Noor Wahid, 15, warga Sedayu Indah RT 3 RW 2, Bangetayu Wetan, Genuk. Remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), itu tewas lantaran mengalami luka di sekujur tubuhnya setelah dikeroyok kurang lebih tujuh orang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat korban mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Muktiharjo tiba-tiba terjatuh. Seorang pengendara motor yang kebetulan melintas dan mengetahui hal ini langsung berhenti menolong korban.

Kemudian korban dan sepeda motornya di tepikan pengendara tersebut dan ditinggal sebentar bermaksud mencari air putih untuk menolong korban. Namun sesaat ditinggal, datang tujuh pemuda yang berboncengan mengendarai empat sepeda motor.

Tanpa basa basi, para pemuda tersebut langsung mengeroyok korban hingga babak belur. Merasa kalah tenaga, korban tidak bisa berbuat apa-apa hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Selanjutnya, oleh warga kejadian ini dilaporkan ke petugas Polsek Genuk.

Kapolsek Genuk Kompol Heru Eko Wibowo, mengatakan, jenazah korban telah dibawa ke RSUP Dr Kariadi untuk penyelidikan lebih lanjut. “Pelajar SMP itu sempat pingsan dan akhirnya meninggal,” jelasnya.

Sampai sejauh ini, dari tujuh pelaku, lima diantaranya sudah diamankan. Mereka adalah Irfan Maulana, Maskur, Hakim, Lukman Arif dan Vega Saifani.

“Untuk lain-lain, masih dalam pengembangan. Barang bukti yang berhasil kita sita berupa potongan bambu sepanjang 1 meter yang diduga untuk memukul korban,” katanya. (mha/zal)