Calon Perangkat Akan Gugat Kades

618

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Sejumlah calon perangkat desa berencana melakukan gugatan Tata Usaha Negara (TUN). Hal itu menyusul sejumlah kepala desa yang enggan melantik pascaturunnya surat edaran Bupati Kendal untuk kepala desa agar melantik calon perangkat desa.

Salah satu perangkat yang berencana melakukan gugatan adalah Nanang Khafidz Ahmad, calon perangkat desa jabatan Kasi Pemerintahan di Desa Jurangagung Kecamatan Plantungan. Ia mengaku kecewa karena impiannya untuk dilantik sebagai perangkat desa ternyata gagal.

Padahal ia sudah memenuhi persyaratan yang diwajibkan oleh panitia seleksi. Ia mengikuti tes CAT yang digelar serentak pada 17 Desember lalu. Bahkan ia mendapatkan nilai tertinggi dengan total nilai 70,50. “Justru yang mendapatkan rekomendasi dan yang dilantik adalah yang ranking dua,” tuturnya.

Dari data yang didapat, rekomendasi dari Kecamatan Plantungan jatuh kepada Muhlisin, peserta yang menempati urutan nomor dua. Muhlisin mendapatkan nilai terpaut cukup jauh yakni hanya 55,00.

Dalam berita acara nomor 109/09/PR Kecamatan Plantungan, rekomendasi jatuh kepada Muhlisin. Dengan alasan berkas milik Nanang tidak memenuhi keabsahannya. Yakni surat pembetulan nama dalam ijazah tidak mendapatkan keabsahan dari dinas /instansi yang lebih tinggi.

Nanang mengakui memang ada kesalahan ketidak samaan antara nama ayah dalam ijazah dengan akta kelahiran. Dimana akta kelahiran tertera nama ayahnya Saifullah. Sementara di ijazah nama ayahnya tertera Saefullah. “Cuma beda atau ada kesalahan satu huruf E pada ijazah. Dan itu dianggap tidak sah,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here