Hari Ini PDIP Umumkan Rekomendasi

PPP Tawarkan Wakil Santri

204

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah sempat tertunda, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan mengumumkan pasangan calon (paslon) yang akan diusung di Pilgub Jawa Tengah pada hari ini, Minggu (7/1). Selain Jawa Tengah, DPP PDI Perjuangan akan mengumumkan pasangan calon untuk Pilgub Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur.

Acara deklarasi calon gubernur/calon wakil gubernur tersebut akan digelar di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung No 99, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pukul 09.30. Ketua Desk Pilkada DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Agustina Wilujeng mengatakan, pihaknya sudah mendapat undangan dari DPP. “Yang diundang Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Wakil Ketua Bidang Pemilu DPD. Selain itu Ketua DPC se Jawa Tengah,” katanya. Sementara calon gubernur/calon wakil gubernur yang akan menerima rekomendasi diminta berpakaian adat masing-masing dan bernuansa merah putih.

Agustina menambahkan, di hari yang sama DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah akan mengumumkan rekomendasi bagi paslon yang akan diusung dalam pilkada 7 Kabupaten/Kota. Pemberian rekomendasi tersebut akan digelar di Panti Marhaen, kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. “Rekom kabupaten/kota sudah selesai, besok akan diumumkan,” ujarnya tanpa mau menyebut paslon yang mendapatkan rekomendasi. Tujuh daerah yang melaksanakan pilkada serentak di Jawa Tengah tahun ini adalah Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, dan Kota Tegal.

Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan akan mewujudkan koalisi poros tengah jika PDI Perjuangan tidak mengambil cawagub dari kalangan santri. Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie mengatakan partainya punya banyak kader berlatar belakang santri. “Kami merasa kami partai Islam dan punya banyak tokoh santri yang layak dijadikan cawagub,” katanya.

Dia melihat PDI Perjuangan sangat mungkin mengambil cawagub dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Sebab kubu Sudirman Said yang didukung PKS dan PAN dianggap lebih dekat dengan kalangan Muhammadiyah. “Syukur-syukur yang diambil dari kader PPP. Tapi kalaupun tidak, asal dari kalangan santri, kami siap mendukung,” ungkapnya.

Namun bila opsi tersebut tidak dilakukan, pihaknya siap mewujudkan koalisi poros tengah bersama Partai Golkar dan Partai Demokrat. Cagub yang rencananya diusung adalah Jenderal Gatot Nurmantyo atau Komjen Pol Budi Waseso. “Saya yakin Pak Gatot mau dan lobi terus dilakukan oleh DPP,” ungkapnya. Menurutnya, dengan mengusung pasangan calon sendiri, akan menjadi pijakan kuat bagi PPP untuk menghadapi Pileg dan Pilpres 2019. (ric)